DIBALIK SEJARAH DUSUN KUTUKAN KK 26 DESA OLEAN SITUBONDO.

| | ,

AIR SUMUR KK 26 UNTUK MANDIKAN PUSAKA TRISULA.

TEMPAT RITUAL

SITUBONDO, Miris.id – Dusun Karang Kinik 26, sebuah dusun di desa Olean Situbondo sesuai namanya terdiri dari 26 Kepala Keluarga yang tidak bisa bertambah, jika bertambah maka satu warga akan pasti akan meninggal dunia.

Sejak dahulu jumlah Kepala Keluarga di dusun ini tidak pernah bertambah, konon dusun ini diaebut sebagai dusun yang dikutuk sehingga jika bertambah 1 KK maka akan ada satu warga meninggal dunia.

Hal unik tentang jumlah tersebut, selain jumlah KK berjumlah 26, jumlah RT di dusun tersebut berjumlah 26 diketuai ketua adat.

AIR SUMUR KK 26

Adat yang tetap lestari di dusun KK 26, sebelumnya setiap Senin dan Kamis selalu dilaksanakan acara ritual di sebuah pekarangan yang dinamakan karang Kinik (Pekarangan Kecil) namun ritual tersebut kini dilaksanakan di sebuah mushollah ditenpat itu juga.

Kades Olean Ansori bersama wartawan media online ini, menunjukkan beberapa tempat ritual, tempat peninggalan sejarah, rumah ketua adat, dan sebuah sumur yang airnya digunakan untuk memandikan pusaka Trisula yang dipercaya senjata pusaka Pangeran Tunggul Angin.

Satu kejadian yang tidak dapat dicerna secara logika, air sumur tersebut selain tidak berbau apapun juga tidak ada lumut sekalipun disekitar sumur yang hanya memliki jarak air sekitar 1 M lebih bahkan konon airnya bisa menyembuhkan penyakit.

Kades Olean menuturkan ,” Pada jaman kerajaan Majaphit pangeran Tunggul Angin pernah bermukim ditempat ini.

Pada waktu itu, Potreh Koning (Putri Kuning) ratu di sebuah kerajaan Madura datang ke tempat ini untuk bertemu pangeran Tunggul Angin salah satu bukti peninggalannya, sebuah tempat bekas pemandiannya Potrèh Koning

Disini setiap Senin dan Kamis rutin dilaksanakan ritual sambil membawakan doa doa pujian dalam bahasa madura di sebuah tempat bernama Karang Kinik untuk memanjatkan doa para leluhur, rejeki, dan Keselamatan, tapi kini pelaksanaan ritual ditempatkan di mushollah “, tutur Kades Ansori.

Dusun KK 26 ini memilik pusaka Trisula yang selalu dimandikan setiap 10 Muarram dan atas inisiatif saya, sudah berapa tahun saya proses pemandiannya pusaka dilaksanaka dengan cara dikirap berkeliling “, imbuhnya.

Bu Adat menjelaskan ,” Memang dari dulu jumlah KK di dusun ini ada 26 kalau ada yang menikah maka harua ada yang keluar sebab jika jika jumlah KK bertambah maka akan ada yamg meninggal sebab jumlah KK tidak boleh lebih dari 26 KK “, kata Ibu adat.

Saat ini Pusaka dititipkan di Pendopo Bupati Situbondo dan akan diambil kemabli jika dibutuhkan.(Feri/CIP)

Previous

RASA KHAS BAKSO LARIS MANIS PAK AJAY , MANJAKAN PEMBELI

POLKES KESEHATAN 05.09.18 Kodim 0822 BERI

Next

Tinggalkan komentar