Viral ! Tersebar Foto Stiker Paslon 01 di Salah Satu Ruangan Rumah Sakit Umum Asembagus

| | ,

Penulis : Husnul

SITUBONDO ( Miris.id ) – beredarnya video Viral di group WhatsApp dimana Foto Salah satu alat peraga Kampanye (AKP) berjenis Stiker Pasangan Calon Bupati Dan wakil Bupati Situbondo yang diduga nomer urut 01. di satu ruangan Rumah Sakit Umum Asembagus.

Ditektur Rumah Sakit Umum Asembagus, dokter Sugiono tidak menepis kabar tersebut, menurutnya jika foto APK salah satu paslon memang berasal dari institusi yang dipimpinnya. Hingga saat ini, pihaknya masih mencari tahu siapa yang menyebar APK berupa stiker itu di salah satu dokumen RSU.

“ Sudah saya klarifikasi (pegawai yang berada di foto, red), dan masih kami telusuri siapa yang menaruh (APK),” Kata dokter Sugiono, saat dikonfirmasi via telepon. Jum’at (6/11/2020).

Dokter Sugiono juga menerangkan bahwa kami sudah tegaskan kepada seluruh karyawan RSU Asembagus untuk bersifat Netral. Dalam Pilkada 2020 Situbondo.

” Kami sudah sepakat dengan seluruh Karyawan RSU Asembagus bahwa dalam Pilkada 2020 ini kami menjaga netralitas kami,” Tegasnya.

Melihat foto yang beredar ini, diketahui jika stiker tersebut adalah pasangan nomer urut 1 (satu), Karna Suswandi-Khoirani (Karunia). Stiker itu difoto diatas berkas yang diletakkan di meja kerja, sementara ada sosok wanita diduga karyawan rumah sakit, membelakangi foto stiker tersebut.

Seperti diketahui, ada dua pasangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Situbondo, dalam Pilkada Situbondo. Yaitu Karna Suswandi-Khoirani (Karunia) pasangan nomer urut 1 (satu), dan pasangan nomer urut 2 (dua) adalah Yoyok Mulyadi-Abu Bakar Abdi (Mulya Abadi).

Dalam kasus tersebut pihak Direktur RSU Asembagus masih mendalami dan menelusuri permasalahan tersebut, guna mencari siapa oknum penyebar stiker Salah satu Paslon di RSU Asembagus.

Previous

Olahraga Bersama Prajurit Lanal Banyuwangi Dengan Prajurit Pengawal Samudera KRI Karang Pilang – 981

Eko Febrianto ; Ungkap Siapa Penyebar Stiker Paslon 01, Di Kawasan RSU Asembagus, Bawaslu Jangan Bungkam

Next

Tinggalkan komentar