SEJUMLAH AKTIFIS DATANGI KPUD SITUBONDO PERTANYAKAN DATA INVALID DPT PILKADA 2020

| | ,

SEJUMLAH AKTIFIS DATANGI KPUD SITUBONDO PERTANYAKAN DATA INVALID DPT PILKADA 2020

SITUBONDO (Miris.id) – sore tadi kamis ( 10/12/20 ) sejumlah aktifis mendatangi kantor kpud situbondo sebagai penyelenggara pilkada 2020. Tujuan mereka berbondong bondong mendatangi kantor kpud situbondo untuk melakukan audiensi terkait tindak lanjut dari surat pengaduan atas ditemukannya dugaan data invalid sebanyak 12.422 pada daftar pemilih tetap ( DPT ) pilkada tahun 2020,rombongan aktifis ini diterima langsung oleh 5 ( lima ) komisioner kpud situbondo.

dalam audiensi tersebut marwoto selaku ketua komisioner kpud situbondo menyampaikan bahwa pihak nya masih membuka diri menerima semua informasi yg disampaikan oleh masyarakat terkait pelaksanaan pilkada walopun secara normatif hal tersebut telah lewat masa tahapan nya.

” Dalam proses penetepan data pemilih mulai dari DPS dan DPT kita melalui rakor dan disampaikan kepada semua peserta pilkada dan mereka semua tidak mempermasalahkan dengan membubuhkan tanda tangan telah menyetujui termasuk kita buka ruang tanggapan terhadap masyarakat untuk ikut mengoreksi dalam bentuk penyampaian informasi kepada kami semua sudah dilakukan tidak ada persolan katanya mengawali Jadi semua telah melalaui mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan dalam tata aturan pilkada,” tambahnya.

Beberapa aktifis yang ikut melakukan audiensi tersebut ada lsm siti jenar, sm prodeo serta beberapa orang dan awak media.

Amirul mustafa aktifis senior menyampaikan bahwa telah memahami apa yg telah menjadi mekanisme dalam tahapan pilkada namun hal tersebut ( audiensi ) harus dilakukan untuk memastikan proses demokrasi telah berjalan dengan benar dalam pelaksanaan pilkada ini.

” Pilkada merupakan momentum suksesi kepeminpinan di daerah yang konstitusional untuk melahirkan pemimpin yang legitimate, jadi pikada bukan hanya sebatas menang atau kalah,” katanya mengawali pernyataan nya.

” Apa yang kami lakukan bukan disebabkan oleh kecewa karena kalah atau euforia karena ada yang menang namun lebih kepada mengawal demokrasi berdasarkan konstitusi agar pemimpin terpilih nanti mendapatkan legitimasi,” sambung MA panggilan Akrabnya.

Amirul mustafa bersama teman teman aktifis yang lain mengadukan kepada kpud situbondo atas dugaan data invalid yang dipergunakan dalam DPT pilkada 2020.

Ada 12.422 data pemilih yang kami tengarai invalid yang tersebar hampir di semua tps. Data tersebut bersumber dari data DPT diman NIK pd ktp el pemilih semua berasal dari luar daerah.

Amir sapaan akrab nya menyampaikan yang dimaksud pemilih adalah semua orang yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih yang berdomisili di daerah pemilihan yang ditunjukan dengan ktp el.

Jadi syarat utama nya adalah alamat domisili pada ktp el pemilih persoalan nya adalah apakah verifikasi data pemilih yang dilakukan sampai pada mencocok kan surat keterangan pindah domisili ? Menurut undang undang administrasi kependudukan surat pindah domisili dari daerah asal ke daerah baru harus melengkapi surat pindah domisili untuk mendapatkan ktp el yang baru dengan alamat daerah baru,”kata amir menjelaskan panjang lebar

Namun seperti pernyataan awal ketua komisioner kpud situbondo pengaduan dan informasi yang disampaikan sudah lewat dan data oemilih oada DPT sudah tidak masalah.

( Bersambung )

Previous

Ketum LSM Siti Jenar laporkan salah satu aktivis Senior atas dugaan pelanggaran pidana Pilkada

Rekor Baru, 8 Hari Jadi Warga Situbondo Bung Karna Menang Pilkada 2020 kalahkan Petahana

Next

Tinggalkan komentar