Menu Close

Miris ! Langgar Aturan ASN, Bacalon Karna Suswandi Terkena Sanksi PPK

MIRIS.ID Situbondo – Pilkada Kabupaten Situbondo yang akan dilaksanakan akhir tahun ini semakin keramat, Pasalnya Kegiatan-Kegiatan Kampanye yang dilakukan oleh masing masing Bacalon semakin lama makin di soroti oleh Masyarakat, baik tindak tanduknya hingga status kasta sosial dari masing-masing bacalon.

Bukannya ingin Mencari titik kesalahan Bacalon, akan tetapi masyarakat Situbondo menginginkan pilkada ini berjalan sesuai koridor dan aturan yang berlaku tanpa mengesampingkan kesakralan demokrasi.

Pada dasarnya Semua berhak Mencalonkan diri Menjadi Bupati atau Wakil Bupati akan tetapi ada persyaratan dan kewajiban yang harus dilakukan sebelum mendeklarasikan atau mengkampanyekan dirinya, Lucunya di Situbondo ada salah satu Bacalon yang unik, Masih Berstatus ASN Aktif tapi secara terang-terangaan telah melakukan pelanggaran disiplin ASN.

Karna Suswandi salah satu bacalon Bupati Kabupaten Situbondo yang Masih Berstatus ASN Aktif di Kabupaten Lumajang dikenakan sanksi sedang. Sebab, Karna sering beberapa kali menghadiri acara partai politik.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Situbondo, Fitriyanto mengatakan,

” Karna diberi sanksi penundaan kenaikan gaji secara berkala selama satu tahun”. Jelas Fitri.

“ Sanksi dijatuhkan setelah Karna dianggap melakukan perbuatan melanggar kode etik ASN dengan ketentuan Pasal 3 angka 4 dan angka 7 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil,” kata Fitriyanto, Jumat (10/07/2020).

Kata dia, sanksi dijatuhkan oleh Pejabat Pembina Kepagawaian (PPK) Lumajang atas dasar rekomendasi KASN. Sedangkan Bawaslu Situbondo tidak memiliki kewenangan, karena ini bukan termasuk pelanggaran Pilkada.

Temuan laporan itu berasal dari Panwascam Banyuglugur. Saat itu, Panwascam juga hadir di acara Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) PPP, Februari lalu.

” Waktu itu, Panwascam Banyuglugur hadir di Rapimcab. Kegiatan tersebut juga live di youtube dan dimuat di sejumlah media,” ujar Fitriyanto.

Karna saat ini menduduki kepala OPD di Kabupaten Lumajang. Bahkan, dia diisukan untuk maju dalam konteks Pilkada lima tahunan di Kota Santri. Sudah ada partai politik yang menyatakan dukungan terhadap dirinya.

(Fr/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *