Jalani Masa Tenang Sebelum Pilkada, Komunitas APSi Himbau Waspada Serangan Fajar

| | ,

Jalani Masa Tenang Sebelum Pilkada, Komunitas APSi Himbau Waspada Serangan Fajar

SITUBONDO ( Miris.id ) – Terhitung hari ini, Senin (7/12/2020), pilkada serentak 2020 memasuki tahapan masa tenang hingga hari H pemungutan suara atau pencoblosan pada Rabu, 9 Desember 2020.

Sesuai jadwal agenda pilkada yang telah ditetapkan KPU RI, masa tenang ditetapkan selama tiga hari yaitu pada 6,7 hingga 8 Desember 2020.

Komunitas Aliansi Pewarta Situbondo (APSi)
Melalui Ketua Umumnya Frengky Hendra Istiawan mengingatkan potensi pelanggaran pilkada serentak 2020, utamanya praktik politik uang atau dikenal dengan sebutan serangan fajar untuk mempengaruhi pemilih dalam menentukan pilihannya.

“ Waspadai potensi praktik curang dan potensi politik uang yang dapat menerpa pemilih menjelang hari pemungutan suara Pilkada 2020,” ucap Ketua Komunitas APSi

Komunitas Aliansi Pewarta Situbondo Group mendesak kepada pasangan calon, tim kampanye, relawan dan semua pihak yang terkait dengan pemenangan pasangan calon agar menahan diri dan tidak lagi melaksanakan aktivitas kampanye di masa tenang menjelang pemungutan suara Pilkada 2020.

Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan aparat penegak hukum diminta konsisten dan bekerja keras mengawasi dan menindak segala bentuk pelanggaran di masa tenang pilkada serentak 2020.

Selain politik uang atau money politic, bentuk pelanggaran lain di masa tenang adalah masih dilakukannya kampanye termasuk masih terpasangnya alat peraga kampanye.

“ Mendesak Bawaslu dan aparat penegak hukum untuk terus konsisten dan bekerja keras di dalam mengawasi dan melakukan langkah penindakan di dalam menyikapi setiap potensi pelanggaran di sisa tahapan Pilkada 2020,” Tegas Wartawan yang memiliki Khas Rambut Pirang ini.

Selain itu, Komunitas (APSi) juga mendesak pemerintah, terutama Satgas Penanganan Covid-19 untuk menyampaikan data terbaru yang lebih rinci dan detail terkait penanganan Covid-19, khususnya di 270 daerah yang akan melaksanakan pilkada, terutama Kabupaten Situbondo.

“ Langkah-langkah tegas dan tepat perlu untuk diambil, agar tahapan pilkada yang terus berlanjut tidak menjadi titik penyebaran Covid-19. Termasuk juga potensi kerumunan massa yang berpotensi menjadi titik penyebaran Covid-19 di TPS,” ucap Frengky. Senin (7/12/2020).

Kepada jajaran KPU dan Bawaslu diminta memastikan distribusi alat pelindung diri untuk keselamatan penyelenggara dan masyarakat serta logistik pilkada untuk penyelenggaraan pemungutan suara terpenuhi dengan cukup dan tepat waktu. ( Tim )

Previous

Dankodiklatal Didampingi Danpuslatpurmar -5 Baluran Tinjau Dopper

Tim Pemenangan Paslon 01 Harus Bertanggung Jawab Telah Menyeret GTT yang Jelas Dilarang Berpolitik

Next

Tinggalkan komentar