Terkait Video Viral Oknum KPU Pakar Hukum Sebut Ada Kelompok Pemberontak, Ketum Siti Jenar Katakan Jangan Lebay

| |

Terkait Video Viral Oknum KPU Pakar Hukum Sebut Ada Kelompok Pemberontak, Ketum Siti Jenar Katakan Jangan Lebay

SITUBONDO ( Miris.id ) – terkait Video Viral Joget – Joget yang dilakukan oleh Oknum KPU Situbondo di Acara Penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, mendapatkan respon dari Pakar Hukum melalui media Cetak mengatakan bahwa ada sekelompok pemberontak yang menginginkan Situbondo Gaduh.

Ketua Umum LSM Siti Jenar Eko Febrianto menanggapi perihal kata Sekelompok pemberontak menginginkan Situbondo Gaduh. Ia mengatakan kata – mata pemberontak itu terlalu Ekstrim dan menjurus ke Fitnah.

” Menurut kami sangat lucu terkait Video Viral Oknum KPU Situbondo Joget sambil diduga nyawer ditambah diduga Melanggar Prokes dimana saat ini diberlakukan tentang pelanggaran No 6 Tahun 2020 dan Perbup No 45 Tahun 2020 serta Maklumat Kapolri tentang Kedisiplinan Protokol Kesehatan,” Ujarnya.

Eko panggilan Akrabnya Menyampaikan kalau kata – kata pemberontakan itu harusnya tak pantas diungkapkan, karena sebelum mengatakan tentang pemberontak harus tahu arti dan maknanya.

” Dia sebut pemberontak tahu tidak artinya apa ? Yang dikatakan pemberontakan itu seperti diculiknya 9 Dewan Jendral yang dilakukan oleh PKI, pemberontakan juga disaat berdirinya Dewan DITII kepemimpinan Kahar Muzakkar, bahkan pemberontakan yang nyata adalah republik Maluku Selatan karena ingin pecah dari republik NKRI Dan lain – lain Wong Papua bukan Pemberontakan kok terus Situbondo pemberontakan menurut saya pribadi sangat lebay,” Jelasnya sambil geleng – geleng kepala. Rabu (27/1/2021).

Bahkan Ketua Umum menyindir dengan kata – kata Candaan saat ada Kata – kata pemberontakan tersebut.

” Mana ada pemberontakan kalau ini ramai di media massa itu namanya Kritikan bukan Pemberontakan, dan jelas Video Tersebut menjadi Bukti Rekam jejak digital loh, kalau pemberontakan tidak ada yang ada tahu Berontak ( tahu isi ) apalagi musim hujan seperti ini pasti enak,” Katanya sambil tertawa terbahak-bahak.

Hal tersebut juga diungkapkan oleh seorang Jurnalis media Online Agung Cornelis dimana dirinya jurnalis yang selalu menulis perihal berita viral Tersebut sampai nomer WhatsAppnya diblokir oleh Ketua KPU Situbondo Marwoto terkait permasalahan ini.

” Tugas dan tupoksi Wartawan yang mengkritik melalui tulisan, kalau dikatakan pemberontak terus pemberontakan yang bagaimana ?,” Tanya Agung.

Ia juga menanyakan terkait statement ada sekelompok Pemberontakan yang ingin Situbondo Gaduh.

” Ini alurnya kemana ? kok sampai ada statement menjurus ke pemberontakan, Apakah realistis jika ada orang yang mengkritisi masalah pelanggaran protokol yang mana hal itu digaungkan Pemerintahan se-Indonesia raya bahkan dibuatkan aturan melalui inpres, perda, maklumat tentang penerapan protokoler kesehatan dijadikan diindikasikan sebagai pemberontak,
Pemberontak yang bagaimana yang anda maksudkan ,” Katanya dengan Geram.

Diketahui pada Sabtu (23/1/2021) KPU Situbondo menyelenggarakan Penetapan Paslon Bupati dan Wakil terpilih di Gedung Aula Serba Guna Hotel Rengganis Wisata Bahari Pasir Putih Kabupaten Situbondo.
Menurut keterangan beberapa sumber yang berhasil dikonfirmasi oleh awak media ini membenarkan adanya joget – joget dan diduga Nyawer dilakukan setelah Akhir Acara, dimana perihal tersebut diduga melanggar Protokol Kesehatan dimana seluruh Indonesia khususnya Kabupaten Situbondo berjuang melawan Penyebaran Virus Covid-19. (Tim)

Previous

Heboh ! Diduga Curi Rokok Warga Sumberkolak Ditangkap Polisi

DPRD Situbondo Agendakan Rapat Pengajuan Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Ke Gurbernur Jatim

Next

Tinggalkan komentar