Polres Situbondo Lakukan Klarifikasi, AMPD Tetap Laporkan Dugaan Langgar Prokes Oknum KPU Situbondo Ke DKPP

| |

Polres Situbondo Lakukan Klarifikasi, AMPD Tetap Laporkan Dugaan Langgar Prokes Oknum KPU Situbondo Ke DKPP

SITUBONDO ( Miris.id ) – Kordinator Aksi Dan Advokasi ( AMPD ) Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi, Muhammad Qusyairi tidak main – main dalam menyikapi Video Viral Joget yang disertai Dugaan Saweran Tersebut Jelas pihak penyelenggara itu melanggar dan tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, maka bisa dikategorikan pelanggaran kode etik dari segi Covid-19.

Muhammad Qusyairi menerangkan sudah mempersiapkan alat bukti yang akan dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

” Sudah kami lampirkan, berupa Video Viral serta bukti – bukti lainnya berupa Screenshot link berita dari beberapa media yang menerbitkan, sebagai bukti ke DKPP,” Jelasnya Saat ditelpon Via WhatsApp. Rabu (26/1/2021).

Selaku Kordinator Aksi Dan Advokasi ( AMPD ) Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi, Muhammad Qusyairi juga berharap pihak Polres Situbondo cepat melakukan tindakan klarifikasi, karena jelas Dugaan abai terhadap prokes kembali terjadi di ruang rapat tersebut, tentang pelanggaran No 6 Tahun 2020 dan Perbup No 45 Tahun 2020 serta Maklumat Kapolri tentang Kedisiplinan Protokol Kesehatan.

” Polres Situbondo yang paling utama harus bertanggung jawab atas kejadian ini, karena jelas sesuai Maklumat Kapolri Tentang Kedisiplinan Protokol Kesehatan diduga sudah dicederai oleh Oknum KPU Situbondo,” kata Qusyairi Aktivis serta Advokasi asal Situbondo yang berdomisili di Jakarta ini.

Ia menegaskan Jika tidak ada tindakan dari pihak Polres Situbondo, pihaknya juga tidak main – main akan mendatangi Kapolri terkait Perihal Video Viral Joget sambil dugaan Nyawer yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

” Saya tidak main – main, Pandemi Covid-19 ini adalah Bencana Internasional, jadi kita harus mematuhi Prokes Untuk penanggulangan Penyebaran Virus Covid-19 dengan sungguh – sungguh dengan mematuhi semua aturan Pemerintah,” Tandasnya.

Sedangkan Pihak Polres Situbondo, sudah melakukan tindakan klarifikasi, Polisi melakukan klarifikasi dan meminta keterangan kepada semua pihak terkait viralnya video bernyanyi dan berjoget usai acara penetapan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo terpilih yang digelar KPU pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021.

Proses klarifikasi dipimpin KBO Reskrim Iptu Gede Sukarmadiyasa, SH bersama anggota Satreskrim dengan mendatangi kerumah masing-masing. Sedangkan pihak yang dimintai keterangan atau klarifikasi diantaranya Ketua KPU Situbondo, Staf KPU serta Penyanyi, Senin (25/1/2021)

Dari hasil keterangan orang-orang yang dimintai klarifikasi diperoleh kronologis kejadian bahwa pada hari Sabtu 23 Januari 2021 video kejadian bernyanyi dan berjoget tersebut terjadi setelah selesai kegiatan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Situbondo terpilih. Pada saat kejadian tersebut undangan serta petugas pengamanan telah meninggalkan lokasi.

Dalam video terekam beberapa orang sedang berjoget yang merupakan beberapa staf KPU dan penyanyi. Video direkam oleh orang yang tidak dikenal dari posisi belakang panggung selanjutnya video tersebut disebarkan oleh seseorang ke beberapa grup whatsapp sehingga viral di media sosial.

Beberapa poin yang didapatkan petugas dalam proses klarifikasi diantaranya sebelum acara penetapan calon Bupati dan wakil bupati, yaitu pada hari Kamis tanggal 21 Januari 2021 telah diadakan acara rapat koordinasi, sudah disampaikan oleh para pihak agar tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak ada hiburan yang akan mengakibatkan kerumunan.

Pada saat acara berlangsung, tidak ada acara hiburan hanya acara tarian penyambutan dan penyanyi mengiringi saat acara makan. Jumlah undangan yang hadir sekitar 30 orang dan petugas pengamanan kegiatan oleh Kodim 0823, Petugas Polres Situbondon dan Satpol PP.

Setelah kegiatan selesai, kemudian petugas pengamanan melaksanakan apel konsolidasi selanjutnya meninggalkan gedung sedangkan staf KPUD sedang membersihkan sarana prasarana administrasi maupun sarana lainnya yang akan dibawa kembali ke kantor KPU

Selanjutnya, setelah undangan dan petugas keamanan meninggalkan gedung serba guna kemudian internal KPU akan melaksanakan foto bersama, dan saat akan foto bersama tersebut penyanyi sedang bernyanyi untuk mengisi waktu sambil menunggu honor sehingga secara spontan beberapa staf KPU berjoget dan salah satu staf yang pada saat itu selesai makan nasi kotak sehingga belum menggunakan masker menghampiri penyanyi dan memberikan uang (saweran).

Paur Humas Iptu Nanang menerangkan bahwa hasil klarifikasi terhadap orang yang diduga terlibat dalam video oleh tim diserahkan kepada Kapolres Situbondo untuk dilakukan koordinasi kepada pihak terkait yaitu KPU Situbondo dan Satgas Covid-19 atas kegiatan yang diduga melanggar protokol kesehatan. Sedangkan untuk orang yang merekam video belum diketahui.

“ klarifikasi dan pengambilan keterangan sudah dilakukan, sedangkan orang yang merekam video belum diketahui “ pungkasnya. ( Tim )

Previous

Joget – Joget KPU Situbondo Terus Mendapatkan Kecaman, AMPD Akan Laporkan DKPP

Perang Dunia Kembali Memanas, Sekdes Paowan MF Dilaporkan Atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mobil Rental

Next

Tinggalkan komentar