Belum 6 Jam Langsung Lakukan Operasi Diduga Jenazah Latip Korban Mall Praktek Oknum RSUD Abdoer Rahiem

| |

Belum 6 Jam Langsung Lakukan Operasi Diduga Jenazah Latip Korban Mall Praktek Oknum RSUD Abdoer Rahiem

SITUBONDO (Miris.id) – Dimana orang tua dari Lutfi Umur 20 tahun membawa ayahnya yang sedang sakit ke rumah sakit umum daerah Abdoer Rahiem pada hari Rabu (17/2/2021) Pukul 08:00 WIB. Dengan memakai SPM (Surat Pernyataan Miskin).

Menurut pengakuan Lutfi sang anak bahwa ayahnya punya penyakit Hernia, dalam waktu 6 Jam baru masuk RSUD AR, pihak RS sudah melakukan Operasi namun sayang nasib Bapak Talip Umur 66 Tahun tak tertolong lagi.

Saat dinyatakan meninggal dunia pada pukul 08 : 30 Wib pada hari Kamis (18/2/2021) pihak rumah sakit mencoba menahan jenazah Pak Talip, dikarenakan keluarganya harus menyerahkan jaminan Uang sebesar Rp. 20.700.000.

” Bapak saya sehat kok, baru sehari tidak mau makan karena memang sudah antara 2 atau 3 Tahun punya penyakit Hernia kami keluarga membawa kerumah sakit Umum, Jam 08:00 WIB, sekitar jam jam 12 Siang Pada Hari Rabu (17/2/2021) bapak sudah dioperasi,” Kata Lutfi Anak dari Latif.

Ia juga menerangkan bahwa dimana masyarakat kecil yang sudah ditinggalkan sanak keluarga pasti sudah merasakan kesedihan yang sangat terpukul, apalagi ditambah dengan penahanan jenazah ayahnya dimana tidak mampu memberikan jaminan yang diminta pihak RSUD Abdoer Rahiem Situbondo.

” Awalnya kami diminta jaminan Rp. 20.700.000 namun berkat bapak kades dan Wartawan dari Komunitas APSi melakukan musyawarah Alhamdulillah pihak rumah sakit meminta jaminan sebesar Rp. 5.200.000 dan akan dikembalikan setelah SPM selesai, intinya biaya semuanya gratis, terima kasih Bapak kades terima kasih Komunitas APSi,” Ucapnya seraya meneteskan air mata mengantarkan jenazah ayahnya ke Kediamannya.

hal tersebut membuat Kepala Desa Duwet Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Adi Chandra Kirana bersama beberapa perangkat Desa meminta bantuan kepada Komunitas APSi Group karena dinilai tidak menemukan titik temu.

Hal hasil dengan adanya Musyawarah pihak rumah sakit menyepakati adanya uang jaminan uang sebesar Rp. 5.200.000 dan akan dikembalikan pada hari Senin setelah semua persyaratan SPM terpenuhi.

” Awalnya kita dipersulit dari pihak bagian pembayaran, saya menelpon mas Frengky ketua APSI group Alhamdulillah saat kami adakan Musyawarah syukur bisa diringankan, jadi dari Rp. 20.700.000,- turun Ke Rp. 5.200.000,- kami kasih jaminan insyaallah SPM kami selesaikan uang itu nanti dikembalikan jadi biayanya gratis, saya sangat berterima kasih kepada Komunitas APSi Group yang telah membantu kami serta keluarga pak Talip sehingga jenazah pak Talip bisa dipulangkan,” Tutur Kades Duwet.

Saat ini Jenazah Pak Talip warga dusun Duwet selatan RT 02 RW 01 sudah bisa dipulangkan, meski ada kekecewaan dalam hati keluarga bahwa diduga kematiannya diduga Mall Praktek dari oknum perawat RSUD Abdoer Rahiem.

(A.Ch)

Previous

Belum Disahkan APBD, Anggaran Dari Mana Mengadakan Musrembang Kelurahan Patokan Tentang Infrastruktur Tahun 2022?

Musrenbang 2022 Kecamatan Pujer Akan Pulihkan Pembangunan Ekonomi Masyarakat.

Next

Tinggalkan komentar