Oknum ASN Inisial AK Diduga Telantarkan Istrinya, Terancam Dilaporkan

| |

Oknum ASN Inisial AK Diduga Telantarkan Istrinya, Terancam Dilaporkan

SITUBONDO ( miris.id ) – Seorang oknum PNS Yang berdinas di Bapedda Kabupaten Situbondo berinisial AK, warga Para’aman Gang 7 RT 03 RW 01 Kelurahan Dawuhan Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo, Terancam dilaporkan oleh istrinya Lilik Armina Warga Asli Para’aman Gang 7 RT 01 RW 02 Kelurahan Dawuhan Kecamatan Situbondo ke Inspektorat dan Bapedda Kabupaten Situbondo.

AK terancam dilaporkan sang istri karena diduga tidak tanggung jawab dan tidak jujur kepada istrinya terkait masalah gaji dan Bonus seperti uang lauk pauk dan lain – lain.
Disamping itu AK menurut istrinya terlalu egois dan selalu marah – marah tanpa sebab.

” dia tidak pernah jujur selama ini, sudah 2 tahun saya menikah dengannya namun sikapnya tidak pernah berubah, apalagi masalah gaji dan bonusan tidak pernah jujur,” Tuturnya.

Bahkan istrinya menerangkan sudah membantu meringankan beban suami dan menerima segala kekurangannya, dengan juga bekerja di toko swalayan rezeki namun saat ini sudah tidak bekerja lagi karena ada pengurangan karyawan Dari pihak Toko.

” Saya sebagai istri sudah kurang baik dan kurang menerima bagaimana, suami walau PNS saya masih tetap bekerja menjadi kuli di sebuah toko swalayan rezeki, agar membantu masalah ekonomi namun apa yang saya terima, Selalu bikin buat perasaan dan masalah gaji cuma dijatah Rp. 1 Juta Rupiah itupun rokok dan kadang semuanya masalah acara perkawinan bahkan acara apapun saya juga yang urus tapi saya tetap menerima yang saya tak suka sifat dan ketidakjujurannya,” Ucapnya.

Lilik Armina saat ini sudah 1bulan kembali kerumahnya sendiri di Para’aman Gang 7 RT 02 RW 01, AK suaminya sejak bulan Maret ini sudah tidak memberi nafkah, pihaknya berharap ada niat baik AK mengurus perceraian dan tanggung jawab nya sebelum masa perceraian.

” Di sini saya ingin menuntut cerai AK dan meminta pertanggungjawaban sebelum pengurusan perceraian selesai, saat ini saya hanya ditinggalkan ATM kosong saya berharap dari pihak dinas bisa membantu permasalahan keluarga saya dan nasib saya,” harapnya. Minggu ( 28/3/2021).

Pernikahan yang sudah diujung tanduk ini terjadi sejak 8 Februari 2019 silam, dimana dirinya bersama sang suami sudah tidak tinggal serumah. Semenjak itulah ia pulang kekediamannya sendiri tidak lagi mendapatkan nafkah dari suaminya itu.

Namun, ketika ia meminta perceraian secara resmi menurut hukum negara, AK menolak hal itu tanpa alasan yang jelas. dan seakan tak mau mengurusnya atau tak mau bertanggungjawab. Bahkan sampai Lilik Armina istrinya sudah 1 Bulan pulang kerumahnya sendiri tak pernah AK mencoba mendatangi atau mengajaknya pulang kerumah AK.

“ Karena suami saya ini PNS, maka dari itu saya meminta pihak Inspektorat untuk memangil AK agar menyelesaikan ini. Saya cuma minta kartu kuning sebagai bukti bahwa kita sudah bercerai secara resmi dan juga hak saya untuk diperhatikan,” tambahnya.

Ditambahkan, tekadnya untuk bercerai sudah bulat. Sebab selain sudah satu bulan tidak memberi nafkah baik lahir maupun batin, bahkan tidak ada niat baik dari AK.

“ Keinginan saya untuk berpisah dengan AK sudah bulat. Intinya dia yang beli suratnya dan sebelum resmi bercerai mohon tanggung jawabnya diselesaikan,” Paparnya.

Diketahui menurut pengakuan istrinya Lilik Armina, Suaminya Inisial AK adalah sopir pribadinya Istri Mantan Wakil Bupati Ir. H. Yoyok Mulyadi, M Si, dan saat ini Dinas Di Bapedda Kabupaten Situbondo sebagai Sopir. Hal tersebut menurut pengakuan istri sahnya Lilik Armina.

Pihaknya mengancam melaporkan perihal tersebut dikarenakan AK Tidak mau melaporkan permasalahan keluarganya dan tidak mau mengurus perceraian.

Sedangkan saat ingin dikonfirmasi Inisial AK sedang tidak ada Dikediamannya sampai berita ini diterbitkan.

(San)

Previous

GUBERNUR JATIM RESMIKAN PERKEMAHAN KWARDA JATIM DI JEMBER.

AKSI PENCURIAN MOTOR TEREKAM KAMERA CCTV.

Next

Tinggalkan komentar