Video Viral Tolak Tes Antigen, Kepala Banjarsawah Muhammad Soleh Dimintai Klarifikasi

| | ,

Video Viral Tolak Tes Antigen, Kepala Banjarsawah Muhammad Soleh Dimintai Klarifikasi

TEGALSIWALAN, ( MIRIS.ID ) – Kepala Desa Banjarsawah, Muhammad Soleh mendadak jadi perbincangan, dikarenakan Video Viral Menolak Swab Antigen Masal di Media Sosial.

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo pun langsung meminta klarifikasi atas pernyataan tersebut. Hasilnya, video itu hanya spontan untuk meredam keresahan warganya yang takut dirapid swab antigen masal.

Untuk membuktikan dukungan rapid swab antigen masal, Kades pun meminta dirinya beserta perangkat desa untuk dirapid swab antigen. Upaya itu juga sebagai bentuk edukasi pada warganya, terkait rapid swab antigen tidak berbaya dan tidak perlu ditakuti.

Kades Banjarsawah, Muhammad Soleh saat dikonfirmasi mengaku, dirinya tidak pernah menyangka video itu bakal viral. Sebab, video itu diambil Rabu pagi (13/1/2021) lalu secara spontan untuk meredam rasa takut masyarakat.

Dalam video itu pun dirinya menghimbau, supaya tidak dirapid swab antigen, masyarakat harus selalu terapkan protokol kesehatan pakai masker saat kemanapun.

” Yang merekam itu perangkat desa, atas perintah saya. Maksud saya, video itu untuk konsumsi warga saya saja dan menghilangkan kegelisahan, ketakutan masyarakat akan rapid swab antigen,” Jelas Kepala Desa.

Soleh Sapaan akrab nya menegaskan, pihaknya mendukung pogram pemerintah daerah terkait dilaksanakan rapid swab antigen masal. Untuk memberikan edukasi pada warganya, dirinya sudah mendaftarkan ke Puskesmas Tegalsiwalan, untuk dilakukan rapid swab antigen pada dirinya dan perangkat desa.

” Dijadwalkan besok akan dilakukan rapid swab antigen pada saya dan perangkat desa. Ini sebagai bentuk edukasi pada warga, rapid swab antigen tidak berbahaya. Tapi hanya memastikan kondisi kesehatan kita semua,” Ujarnya.

Ditempat yang berbeda, Ugas Irwanto selaku Koordinator Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten setempat mengatakan, soal video penolakan rapid swab antigen masal oleh kades, sudah ditindaklanjuti dan minta klarifikasi.

Hasilnya, kades sudah menyatakan permintaan maaf atas beredarnya video tersebut. Kades tegaskan tidak ada sedikit pun menolak rapid swab antigen. Bahkan, siap menjadi orang pertama rapid swab antigen di Desa Banjarsawah.

” Kades sudah klarifikasi atas video itu. maksud video itu hanya berniat merespon ketakutan masyarakat saja. Bentuk dukungan, kades siap dirapid swab antigen pertama di desanya,” terang Ugas. (Tur)

Previous

Banjir Di Kalimantan Selatan Membuat Perekonomian Warga Lumpuh Total

Kades Paowan Laporkan Warganya Inisial MS Terkait Dugaan Pencurian Dan Pengrusakan, Siapakah Inisial MS ?

Next

Tinggalkan komentar