Terkait SPJ JPS Tahap lll Desa Paowan, DPMD Menolak Warga Bertindak

| | ,

Terkait SPJ JPS Tahap lll Desa Paowan, DPMD Menolak Warga Bertindak

SITUBONDO ( MIRIS.ID ) – Program JPS Tahap lll di Kecamatan Panarukan sudah lama terkait dana di cairkan bahkan seluruh Desa SE – Kecamatan Panarukan sudah menyelesaikan SPJ Program JPS (Jaring Pengaman Sosial) Tahap lll.

Namun hanya satu Desa di Kecamatan Panarukan yakni Desa Paowan yang belum di salurkan kepada Warga bahkan anehnya lagi sampai memasuki Tahun 2021 pun SPJ Program JPS Tahap lll belum kunjung selesai dan diserahkan.

Camat Panarukan H. Marjulis menegaskan bahwa secepatnya pihak Pemerintah Desa Paowan menyalurkan serta menyelesaikan SPJ JPS Tahap lll, namun sampai saat ini pun tak kunjung didengarkan.

Jangankan pihak Camat Panarukan bahkan Pihak DPMD ( Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa ) Kabupaten Situbondo selaku Pembina Desa diduga Bungkam.

H. Fauzan Mistari selaku Warga Desa Paowan menyatakan jika Pembina Desa di Kabupaten Situbondo sudah Bungkam maka biarkan Warga yang bertindak.

” Jika ada semboyan Cinta ditolak dukun bertindak, maka beda dengan polemik di desa Poawan, Misal DPMD Tak Bertindak biar Warga yang bertindak,” Tegasnya.

Lelaki yang akrab disapa Bronto ini menyampaikan sampai kapan rakyat menunggu, dugaan Penyalahgunaan Dana APBDes maupun Non APBDes sudah sesuai bukti yang diadukan, tapi belum ada tindakan yang pasti dari Pihak manapun.

” Mungkin kita masih menunggu hasil Audit dari pihak Inspektorat Pemkab Situbondo, Namun mana dari pihak Instansi lainnya, jangan biarkan Masyarakat bertindak karena Suara rakyat adalah suara Tuhan,” Ketusnya.

Sedangkan Skretaris Inspektorat Ari Kurniawan menyampaikan bahwa Masyarakat harus sabar menunggu hasil Audit terlebih dahulu.

” Jangan gegabah, dan masyarakat harus sabar tunggu hasil audit dari pihak Inspektorat dahulu,” Tuturnya.

Pihaknya mengatakan bahwa inspektorat sudah melakukan pemeriksaan secara Profesional, dan meminta masyarakat mendukung kinerjanya.

” Pihak inspektorat sudah melakukan secara profesional tidak memilah dan memilih, kami harap Masyarakat bersama kami jadi tunggu hasil Audit dari tim Kami,” Jelas Ari.

Sedangkan Kadis DPMD Lutfi Djoko Prihatin saat ingin dikonfirmasi sedang tidak ada ditempat yakni menghadiri Rapat, sehingga sampai berita ini diterbitkan belum ada klarifikasi dari pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa ( DPMD ) Kabupaten Situbondo. ( Tim )

Previous

Abdoel Haliek : Sejarah Lahirnya Nama Kabupaten Situbondo

Miris ! Ditemukan Benda Sejarah Di Kecamatan Banyuglugur, Pemkab Situbondo Kurang Responsif

Next

Tinggalkan komentar