Menu Close

Tak Dapat Siswa Sama Sekali, Dua Sekolah Swasta Terancam Ditutup

Miris.id, Situbondo- Dua lembaga pendidikan swasta dilingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Situbondo tidak dapat siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2020. Mereka pun terancam ditutup.

Dua lembaga pendidikan swasta yang tidak dapat siswa atau Peserta didik baru adalah MTs Darul Ulum Desa/Kecamatan Kendit dan MA Miftahul Ulum, Desa/Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Situbondo, Misbahul Munir mengatakan, dari jumlah total sekitar 130 lembaga pendidikan MTs, hanya satu lembaga yang tidak mendapat Peserta didik baru, begitu juga lembaga pendidikan MA. Swasta, dari sekitar 100 lembaga pendidikan MA swasta, hanya satu yang tidak mendapat Peserta didik baru.

“Khusus untuk MA Miftahul Ulum Jangkar diketahui sudah dua tahun berturut-turut tidak mendapat Peserta didik, sedangkan ¬†untuk MTs Darul Ulum Kendit baru tahun ini tidak mendapat Peserta didik,” kata Misbahul Munir.

Tetapi, ancaman penutupan akan berlaku jika empat tahun secara berturut-turut lembaga pendidikan tersebut tidak mendapat siswa atau peserta didik. Kantor Kemenag Situbondo akan mengusulkan lembaga pendidikan swasta tersebut ke Kantor Kemenag Provinsi Jawa Timur untuk ditutup.

“Untuk evaluasi akan kita panggil pengurusnya. Telah Kami agendakan pertemuan pada tangga 27 Juli mendatang,” kata Misbahkul Munir.

Lebih jauh Misbakhul Munir menegaskan, ada dua faktor yang menyebabkan dua lembaga pendidikan swasta tersebut tidak mendapatkan siswa dalam PPDB Tahun 2020 ini, faktor pertama karena pandemi Covid-19. Sedangkan faktor kedua adalah, karena dua lembaga pendidikan swasta tersebut kalah bersaing dengan sekolah lain, Pungkasnya.

(Je/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *