Proyek Jalan Aspal Dusun Cotek Dikerjakan Asal -Asalan, Menuai Sorotan Masyarakat

| | ,

Proyek Jalan Aspal Dusun Cotek Dikerjakan Asal -Asalan, Menuai Sorotan Masyarakat

Situbondo Miris id – Pekerjaan pengaspalan di dusun Cotek Sidodadi Rt 02/03 Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Kabupaten Situbondo, Jawa Timur bepotensi tidak lama akan mudah rusak sebab, diduga pelaksanaan proyek tersebut tidak sesuai dengan perencanaan dan teknisnya.

Pekerjaan proyek jalan aspal bervolume 152 meter anggaran Jasmas ini diragukan oleh masyarakat dalam pelaksanannya tidak sesuai petunjuk tehnis dan sangat mungkin akan mengurangi mutu atau kualitas jalan aspal jauh dari standar terlebih di lokasi papan nama keterbukaan informasi publik juga tudak terpasang di lokasi.

Salah satu warga sekitar, Nur Fitasari mengatakan, melihat dari proses pelaksanaan proyek aspal itu sangat singkat, pengaspalan yang hanya di lakukan 12 Jam atau setengah hari itu dinilai masyarakat dikerjakan asal-asalan kendati demikian kualitas jalan tersebut sudah pasti diragukan.

“Kami sebagai masyarakat setempat serta pengguna manfaat tentu saya kecewa dengan pelaksnaan proyek tersebut begitu cepat dengan 12 jam saja sudah selesai, maka kami menilai pekerjaan itu dikerjakan asal jadi aja, seolah tampa ada perimbangan tentang mutu atau kualitasnya, masyarakat menilai jalan aspal itu tidak lama akan mudah hanvur dan rusak,” ujarnya.

Menurutnya, Proyek pengaspalan jalan yang bersumber dari program Jasmas itu mendapat sorotan dari warga bahwa ini tidak akan sampai dua bulan akan rusak karena, dikerjakan tidak memakai makadam.

“Kalau sudah dikerjakan asal jadi dan tanpa melalui petunjuk teknis gak mungkin awet , bahkan cepat rusak kaya lopes nantinya,” Culasnya.

Warga sekitar yang lainnya dengan sebutan pak Ila mengaku tidak puas dengan adanya pekerjaan pengaspalan jalan ini, sebab proses pengerjaannya amburdul.

Sorotan ini tidak hanya datang dari masyarakat, Tim investigasi LBH Cakra Nufika Saiful Rahman mengatakan, bahwa proyek pengaspalan program Jasmas ini tidak sesuai dengan petujuk teknis seperti, pengerasan dan peningkatan jalan lapen tersebut sama sekali tidak memakai batu telfot atau batu pecah 10.15 yang d pakek hanya batu pecah ukuran 2.3 , 1.2 , 0.5 ada batu pecah ukuran 5.7 hanya sekitar 2,5 kubik dan juga sepanjang 152 meter tidak ada berem kanan kiri, lebih parahnya lagi, papan informasi pekerjaan pengaspalan jalan tersebut juga tidak ada.

“Pelaksanaan proyek jalan aspal ini udah ada kesalhan secra teknis, dan papan informasinya juga tidak ada , sya tidak tahu papan namanya sengaja tidak di buat karena anggarannya masuk kantong atau gimana ini” Tukasnya.

Menurut pria panggilan Opek ini menambahkan, bahwa jalan aspal tersebut tidak akan lama akan rusak, dan hancur apalagi jalan tersebut kerap diewati kendraan seperti truk angkutan berat , mobil.

“Saya kira tidak akan bertahan lama aspal akam bertahan lama sehingga potensi mudah rusak, karena emang pelaksanan nya tak sesuai dengan petunjuk tekhnis, “

Terpisah, menanggapi hal itu, Kepala desa Sumberwaru Imam Anshori mengatakan, bahwa proyek pengaspalan jalan di dusun Cotek Sidodadi bukan proyek dari desa tapi dari program Jasmas oleh partai PDIP.
( Sum)

Previous

Anjangsana Ke 14, APSi Group Bersama PT. Teropong Reformasi di Desa Besuki Kecamatan Besuki

Warga Kupang Unggah Video Banjir Rumahnya

Next

Tinggalkan komentar