KADES KLEKEAN CATUT NAMA DUA INSTITUSI TERKAIT TMMD

| | ,

WARTAWAN MINTA DINAS KOMINFO BONDOWOSO SEGERA NETRALISIR KECEMBURUAAN SOSIAL.

SAAT RAMAH TAMAH WARTAWAN DAN DINAS KOMINFO DI WARUNG LESEHAN VICTORY CURAHDAMI

BONDOWOSO, Miris – Usai ramah tamah antara wartawan dengan Plt. Kadis Kominfo Bondowoso Sidik Dwi Wahyudi, S.Sos. MM., di warung lesehan Victory kecamatan Curahdami pada Kamis (4/3/2021) lalu, kini suasananya sedikit menghangat setelah kades mengirim keterangan kontroversial padahal kominfo tidak pernah seperti yang dikatakan Kades kleken Sulatis.

Hal itu disebabkan kegiatan TMMD 2021 yang sudah berjalan selama seminggu baru diketahui setelah Kades Klekean Sulatis mengirim pesan jadwal kegiatan TMMD dan pesan gambar kepada wartawan media online ini.

GAMBAR SCREEN SHOR PERCAKAPAN KEGIATAAN TMMD OLEH KADES KLEKEAN

Awalnya ketika Kades Klekean ditanya posisinya berada dimana sebab wartawan akan melakukan liputan kepada warga desa Klekean terkait banyak hal, Kades Klekean menjawab,” Saya sedang ada kegiatan TMMD dan kenapa tidak masuk goup, sebab semua media ada didalam group yang dibentuk kemarin oleh Polres dan Kodim yang dikordinir dinas Kominfo“, terangnya.

Gbr. YANG DIKIRIM KADES KLEKEAN MELALUI WHATS APPS

Saat Plt. Kadis Kominfo akan dihubungi Kades Klekelan mengatakan,” Semua berita dishare di group yang didalamnya ada media cetak dan online yang dibentuk oleh Polres dan Kodim“, katanya melalui via Whars Apps.

Iptu Didik anggota Humas Polres Bondowoso mengatakan,” Masalah kegiatan TMMD terbuka untuk wartawan atau umum, dan memang informasi di Group tentang TMMD adalah group Pokja Polres.

Kami mempersilahkan wartawan lainnya memberitakan, dan mengenai jadwal tersebut saya kurang paham“; katanya.

Sekretaris dinas Kominfo sekaligus Plt. Kadis Kominfo Bondowoso saat dikonfirmasi tentang pengordiniran wartawan mengatakan,” Itu tidak benar “, tegas Sidik Wahyudi, S.Sos., M.M.

Salah satu wartawan online Detik.com mennyampaikan,” Saya juga tidak paham apa benar ada dua group.

Saya kok tidak paham Lagian, kok katanya kades ? Kok malah lebih banyak tau kades daripada wartawan.

Setahu saya, dari Polres (Kapolres) maupun Kominfo (Pak Dwi+Probo) tidak ada tuh informasi seperti ini..

Sampaikan ke kadesnya jhek oh-mataoh ( jangan Sok Tahu ), setahu saya tidak ada group TMMD di Polres maupun Kominfo.

Ya udah, ga apa apa mau di grup yang mana aja gak masalah, kalau saya sih tak ngurus group sembarang ga masalah“, terang Icuk Detik.com yang identik memakai Topi.

Kabid Kominfo Probo Nugroho menjelaskan,” Group Ini tempat koordinasi antar OPD dan pemberitaan itu awal pas pembukaan saya gak tau kalau ada group grup itu dan akui jika saya ada tapi tidak ada wartawan lainnya ini dan penjelasannya, Maksudnya sudah saya jawab diatas chatnya.

Dan Dinas Kominfon tidak pernah memetakan wartawan“, terang Probo Nugroho.

Kini sudah terbuka lebar jika cukup lama wartawan di Bondowoso terkesan ada pengotak kotaan sehingga sebagian wartawan minta dinas Kominfo segera berikan penjelasan terkait hal ini.

Pengotak kotaan wartawan bisa menimbulkan retaknya persatuan wartawan karena justru pihak terkait sendirilah yang menjadi indikator terjadinya gsekan anatar wartawan.(Cipto)

Previous

Masyarakat RW. 20, Keluhankan Masalah Penanganan Sampah Di Gang IKIP Argopuro

Jalan Raya Wijaya Kusuma Kabupaten Situbondo Akhirnya Diperbaik Dinas PUPR Provinsi

Next

Tinggalkan komentar