Pembagunan Jalan Paving Desa Gentong Tertunda Penanganan Covid – 19.

| | ,

Pembagunan Jalan Paving Desa Gentong Tertunda Penanganan Covid – 19

PAVING DITUMPUK TERTUNDA PENANGANAN COVID-19.
Bondowoso, Miris.id – Pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana di tiap desa merupakan upaya pemerintah desa bersama lembaga dan tim pelaksana kegiatan dengan memamfaatkan Dana Desa, Aanggaran Dana Desa , dan program dari pemerintah lainnya.

Namun kendala yang terjadi kadang dijadikan bahan tak sedap, hingga timbul persoalan yang disebabkan kekecewaan pribadi, perorangan, atau kelompok.
Seperti kabar isu tak sedap di Desa Gentong jika kegiatan pavingisasi di dusun Kalianyar menuju dusun Becangan belum terselesaikan, alasanbya karwna material paving ditumpuk sejak Pebruari 2020.

Kades Gentong Misyono ketika dikonfirmasi tentang hal itu menjelaskan,” Itu pekerjaan membuka akses jalan penghubung antara dusun Kalianyar ke dusun Bacangan yang tidak masuk pada tahun anggaran 2020 padahal kami sudah beli material paving sebelum ada virus Corona.

Saat ada Covid – 19, terjadi perubahan APBDES dimana dana difokuskan untuk BLT (Bantuan Langsung Tunai) DD (Dana Desa) melalui Musrenbangdes (Musyawarah Rencana Pengembangan Desa), salah satunya anggaran untuk pembangunan jalan dialihkan kepada BLT DD penanganan Covid – 19, padahal kami sudah membeli paving yang ditumpuk tersebut.

Tumpukan Paving itu saya beli terlebih dahulu sebelum ada virus korona sebagai persiapan agar pekerjaan pembangunan jalan paving bisa cepat dikerjakan.
Namun ketika akan melaksanakan kegiatan, secara bersamaan ada Covid – 19 sehingga saat itu pula pemerintah daerah merubah aturan dimana, seluruh anggaran difokuskan kepada penanganan Covid – 19 sehingga pekerjaan paving tetunda”
, terang Misyono.

Misyono menambahkan,” Tidak hanya masyarakat, saya justru berharap jalan dari dusun Kalianyar menuju dusun Becangan dibangun bila perlu semua jalan diaspal”,imbuhnya.

Dari kabar tersebut, Miris.id menelusuri kabar sebenarnya di sekitar lokasi tumpukan paving, tak satupun warga mempersoalkan tumpukan material paving bahkan warga setempat tidak mempersoalkan dibangun dan tidak jalan paving atau tumpukan paving tersebut, karena menurut warga yang terpenting sejak adanya Covid – 19 mereka sudah terbantu BLD DD dan bantuan lainnya dari pemerintah pusat dan desa. (Cipto)

Previous

Audit Reguler Yang Diadukan 5 Warga Paowan Sudah Diserahkan Ke Kejari Situbondo

Bupati Karna Santuni Anak Yatim, Dan Siap Membangun Situbondo Kedepan

Next

Tinggalkan komentar