Pasokan Mata Air Bawah Tanah PLTU Dongkrak PAD Pemkab Situbondo

| | ,

Penulis : Edo Firman

Situbondo Miris.id – Pajak air bawah tanah dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Probolinggo jawa timur kurang lebih 1 miliar untuk pertahunnya pada Pemkab Situbondo yang diperoleh pasokan penggunaan air dari Kecamatan Banyuglugur potensi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah ( PAD).

“Hingga memasuki bulan September 2020 ini tercatat pajak yang sudah direalisasikan sebesar 1 Miliar 90 juta lebih. Sedangkan pajak dari sumber mata air Bendungan sebesar kisaran 16 jutaan lebih,”Kata Kepala Bidang Pendataan (BPPKAD) Pemkab Situbondo, Lutfi Zakariyah.

Lutfi menjelaskan, pembayaran pajak setiap bulan akan di hitung dari meteran penggunaan air. pembayaran pajak pihaknya setiap bulan selalu mendatangi PLTU untuk menghitung meteran air.

“Kita setiap bulan datangi PLTU untuk menghitung meteran air,” kata Lutfi Zakariya, Rabu, (4/11/2020).

Dijelaskannya, hal ini justru mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan adanya pendapatan pajak air bawah tanah yang dipasok ke PLTU, sumber mata air kelontong dan sumber mata air bendungan.

“Kita setiap bulan datang ke sana (PLTU) untuk menghitung meteran air,” kata Lutfi Zakariya, Rabu ( 4/11/2020).

Namun, kata Lutfi pajak terbesar dua sumber mata air tersebut yakni pajak yang diperoleh dari sumber mata air Kelontong.

“jadi Pendapatan pajak air bawah tanah di PLTU mencapai sebesar 100 jutaan, ya sekitar itu dah mas,” ujarnya.

Pasokan Dua sumber mata air ke PLTU itu digunakan untuk penggerak turbin pada saat dilakukan pembersihan.

Previous

Pemkab Bondowoso Tambahkan Anggaran APBD Untuk Antisipasi Bencana Alam

Marlena Law Office & Partner ; Katakan Dengan Tegas Situbondo Bukan Butuh Perubahan melainkan Perbaikan

Next

Tinggalkan komentar