Mobil Siaga Desa Dirasakan Manfaatnya Oleh Warga Desa Mojosari

| | ,

Penulis : Taufik Hidayat

SITUBONDO ( Miris.id ) – Mobil siaga desa atau bisa di sebut mobil serbaguna desa merupakan kendaraan roda empat milik desa mojosari, penganggaran tahun 2020.

Salah satu upaya pemerintah desa Mojosari untuk memaksimalkan pelayanan di bidang kesehatan dan sosial. Mobil multi fungsi tersebut memberikan kontribusi yang sangat luar biasa bagi masyarakat Mojosari sehingga mobil tersebut jarang mangkrak, Setiap hari selalu ada saja yang mengunakan mobil siaga desa tersebut.

menurut saksi mata bernama Oos salah satu warga desa Mojosari tengah , ia menceritakan kepada Miris.id yang sekaligus Tim APSi.

” kemaren ada tetangga saya, anaknya yang baru berumur beberapa Minggu pernah sakit, sehingga dalam keadaan mendesak ia diantar oleh mobil siaga ke rumah sakit Asembagus ketika sampai di rumah sakit asembagus, pihak rumah sakit tidak mampu menanganinya sehingga langsung di rujuk ke rumah sakit Situbondo. Dan juga yang nyetir pak kades sendiri” tuturnya

Isu pemakaian mobil siaga yang di pakai oleh pemerintah desa dalam acara satu kegiatan yang beredar di Facebook kemaren menarik bagi kami mengklarifikasi persoalan tersebut, sehingga kami datang ke kantor desa Mojosari dengan julukan desa percontohan keterbukaan APBDes nya, dan di terima langsung oleh orang nomer satu di desa tersebut.

Samsiadi Kepala Desa Mojosari Kecamatan Asembagus Kabupaten Situbondo

di sela sela kesibukan kegiatan pelayanan desa. Kami mencoba berdiskusi dengan pak kades samsiadi, Dalam isi paparan diskusi ia menjelaskan bahwa

” pengunaan mobil siaga desa bisa di pakai warga yang mau melahirkan, warga dalam keadaan sakit, warga yang anaknya mau wisuda, warga yang anaknya akan bertunangan, tradisi main besan atau melamar, ziarah dan juga bisa di pakai perangkat desa dalam kepentingan warga atau kepentingan keluarga kaur atau pemerintah desa sendiri dan lain lain. sesuai dengan kesepakatan bersama, mobil siaga desa tidak boleh di pergunakan mengangkut orang meninggal dunia dengan berbagai alasan warga desa Mojosari yang tidak menyetujuinya,” Jelasnya. Kamis (5/11/2020).

dan juga kades memberikan kebijakan bahwa mengenai supir mobil siaga, tetap mengunakan supir dari perangkat desa, karena banyak kejadian di daerah luar situbondo, mobil siaga di pergunakan mengakut barang atau orang yang sekiranya ia dengan tujuan melawan hukum pidana norma dan etika.

” contoh di daerah Lumajang, jember mobil siaga mengangkut kambing curian, di bawah ke tempat maksiat dan lain – lain, mengantisipasi hal yang tidak di inginkan sehingga saya memberikan kebijakan mobil siaga wajib supirnya dari perangkat desa.

apabila tetap di salah gunakan meskipun sopirnya dari perangkat desa, saya pastikan akan memecat oknum perangkat desa tersebut, dan juga mengenai garasi mobil siaga sengaja kami di tempatkan di rumah karena masalah keamanan ketika nanti ada program renovasi kantor desa pastinya akan di tempatkan di kantor desa,” Tegas Kepala Desa Mojosari Kecamatan Asembagus.

Kades menjelaskan Apa yang sudah viral di Facebook kemaren, mobil tersebut dalam keadaan mangkrak sehingga Kepala Desa bersama sama dengan beberapa perangkat desa berlibur, kalaupun pada waktu itu ada warga membutuhkan mobil siaga, yang jelas kami tidak akan memakai mobil siaga tersebut,” Katanya kepada tim APSI,

Di lanjut oleh pensiunan militer, kades samsiadi mengatakan

” untuk tahun depan kami anggarkan supir khusus beserta lainnya supaya ia fokus dalam melayani masyarakat, supaya lebih meningkatkan kinerja pelayanan pemerintahan desa sesuai janji politik saya se waktu Pilkades. Tapi sekarang ini masih keadaan covid sehingga anggaran kegiatan yang sudah di bahas dalam acara Musdes di refocusing kepada anggaran yang sifatnya kegiatan insidental. Kami harap dimaklumi dengan suasana pendemi virus covid 19. Intinya pemerintah desa Mojosari akan melayani warga secara maksimal.,” Tutupnya.

Previous

Waspada, Warga Prajekan kidul Kena Hipnotis,Uang 15 juta Raib begitu saja

Pemerintah Malaysia Desportasi Migran Indonesia, Tak Memiliki Dokumen Sah

Next

Tinggalkan komentar