Miris ! Ternyata Rekam Jejak Sekdes Paowan Pernah Dilengserkan Tahun 2018

| | ,

Tim Kordinator Pemerintahan LSM Tamperak ( Taufik Hidayat )

SITUBONDO ( Miris.id ) – Tim Kordinator Pemerintahan LSM Tamperak (Taming Perjuangan Rakyat Anti Korupsi) Taufik Hidayat menghimbau kepada seluruh Masyarakat Desa Paowan untuk Perhatikan dan mengingat Rekam Jejak Digital sang Sekretaris Desa (Sekdes) Paowan.

Karena menurutnya permohonan Masyarakat Desa Paowan atas diberhentikannya Sekretaris Desa (Sekdes) Muhammad Faisol bisa menjadi pertimbangan Bupati Situbondo, Camat Dan Kepala Desa.

” Saya pikir masyarakat Desa sudah mulai cerdas dan paham tidak akan ada asap jika tidak ada api, Dan menurut pribadi saya Polemik ini bukan sekali ini saja akan tetapi ini adalah polemik yang kedua kali, dimana sekdes dipaksa mundur dari jabatannya, maka saya menghimbau kepada masyarakat desa Paowan jangan lupakan rekam jejak digital sang Sekdes tersebut,” Ucap Taufik Hidayat.

Ia menjelaskan pemberhentian sesuai Perbup nomer 9 Tahun 2017 tentang peraturan pelaksanaan peraturan Daerah dan Perbub nomer 8 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan tata kerja pemerintah Desa dan Perangkat Desa, Pasal 45 Point (ayat) 6, yakni harus dengan Dasar pemeriksaan APIP, baru Camat Bisa memberikan Rekomendasi Pemberhentian.

Ia juga menyampaikan bahwa kejadian ini bukan hanya sekali Rekam Jejak Sekdes Paowan ternyata pernah dilengserkan pada Selasa 26 September 2018 Silam.

” Untuk Masyarakat Desa Paowan, jadi jangan lupa bahwa rekam jejak sekdes Paowan ini ternyata pernah dilengserkan pada tahun 2018 silam, pada masa Jabatan Mantan Kepala Desa Paowan akan tetapi tetap Jabatan Camat Panarukan adalah Bapak H. Marjulis SE.M,Si,” Terangnya.

Saat dikonfirmasi Mantan Kepala Desa Paowan H. Homaidi memilih tidak berkomentar dan hanya mengatakan Warga sudah cerdas.

” Saya sudah tidak mempunyai hak tentang Desa Paowan, jadi saya tidak bisa berkomentar, akan tetapi Warga Desa Paowan Sudah cerdas jadi lihat saja apa yang akan terjadi jika polemik ini belum juga cepat terselesaikan, karena yang namanya penyakit itu harus diobati agar penyakitnya sembuh, dan saya kira saat ini Desa saya sedang sakit dan warga berusaha menyembuhkannya,” Katanya.

( Wardi )

Previous

Jangan Pernah Lupakan Prestasi Pemkab Melalui 5 Penghargaan Bappeda, Ini Kata Plt Kadinsos Situbondo Edi Wiyono.

Masa pandemi Covid 19,
Antusias para pedagang pasar kampung Mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442/2020.M

Next

Tinggalkan komentar