Miris ! MWC NU Besuki Layangkan Surat Bentuk Cabang PCNU Besuki, Ada Apa ?

| | ,

Miris ! MWC NU Besuki Layangkan Surat Bentuk Cabang PCNU Besuki, Ada Apa ?


Skretaris Cabang PCNU Situbondo Zaini

SITUBONDO ( miris.id ) – Terbentuknya organisasi Nahdlatul Ulama pada tahun 1926 di Surabaya, Jatim, sesungguhnya lebih kepada usaha pe-legitimasi-an dari himpunan “Ulama Fiqh” (para ulama yang berpengetahuan luas dalam yurisprudensi Islam) dan ulama tarekat (sufi) pada waktu itu. Organisasi yang dipimpin oleh Hadratussyech KH. Hasyim Asy’ari ini hakikatnya hanya berkepentingan membela pemikiran-dan praktik keislaman yang telah mengakar di Nusantara. Dalam catatan penelitian Ben Andersen pada tahun 1977, dia mengatakan bahwa NU pada masa kolonial sangat berhasil membela kepentingan “kelompok inti (inner core) mereka sendiri” dalam isu-isu keagamaan. Hal ini juga memperkuat pendapat Mitsuo Nakamura sebelumnya pada tahun 1961, yang menegaskan bahwa NU lebih tertarik pada isu-isu keagamaan ketimbang isu-isu politik.

Namun saat ini berbeda dengan yang terjadi di kabupaten Situbondo. Dihimpun dari media online Panjirakyat.net terkait judul berita “Faktor Sejarah, Kiai Kultural dan Struktural Desak PBNU Restui Pembentukan PCNU Besuki”.

Pasalnya Para Kiai kultural dan struktural di Besuki diduga mendesak PBNU untuk merestui permohonan pembentukan PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) baru. Hal tersebut dikarenakan melihat dari sisi sejarah bahwa sebelum MWC NU Besuki itu awalnya adalah PCNU Besuki

Selaku Narasumber pembicara yang dihimpun dari media online Panjirakyat.net
Abd. Jalal, M.Pd sebagai perwakilan MWC NU Besuki menjelaskan bahwa para masyayikh MWC NU wilayah barat yang terdiri dari MWC NU Besuki, Banyuglugur, Widoropayung, Jatibanteng, dan Mlandingan, baik dari unsur masyayikh kultural maupun struktural memohon kepada PWNU dan PBNU untuk mengembalikan lagi MWC NU Besuki menjadi PCNU Besuki.

Ia mengatakan atas dasar Terbentuknya PCNU Situbondo jauh sebelum terlaksananya Muktamar NU ke-27 pada tahun 1984 di Situbondo, yang mana pada saat itu dihadiri oleh Ketua PCNU Besuki yaitu alm KH. Masyhuri Sholeh (Pengasuh PP Burhanul Abrar Besuki). Dari sisi historitas itulah yang melatar belakangi permohonan pembentukan PCNU baru di Besuki,” jelasnya yang dihimpun media Beritabangsa.com , Sabtu (13/02/2021).

pihaknya sudah berkirim surat permohonan kepada PWNU Jawa Timur dan PBNU, agar merestui permohonan para masyayikh kultural dan struktural yang ada di Besuki.

Bahkan tak hanya itu, pihaknya setelah mengadakan rapat persiapan pembentukan PCNU Besuki, Ternyata sudah mengirimkan proposal permohonan kepada PBNU dengan tembusan ke PWNU Jawa Timur

Bahkan tidak tanggung – tanggung .KH. Muhaimin Abd. Razak Pengasuh PP Miftahul Ulum Besuki/Musytasyar MWC NU Besuki) mendukung 101% mengembalikan sejarah bahwa NU di Besuki dulunya adalah PCNU bukan MWC NU.

Sedangkan saat dikonfirmasi dikantor Cabang PCNU Situbondo, saat Wartawan media ini ingin mengkonfirmasi KH Zaini Sonhaji selaku Ketua Tanfidz PCNU Situbondo tahun 2016-2021. Beliau tidak ada ditempat.

Zaini selaku Sekretaris PCNU Cabang Situbondo saat berhasil dikonfirmasi mengatakan.

” Bapak kiai memang jarang ke kantor dan tidak tentu kapan dan waktunya ke kantor, jadi langsung konfirmasi beliaunya saja,” Kata Zaini Skretaris Cabang PCNU. Senin (15/2/2021).

Saat dimintai sedikit sepatah kata Tanggapan pihaknya tetap menolak untuk memberikan pernyataan terkait Permohonan MWC NU Besuki untuk Menjadikan Cabang PCNU Besuki.

” Maaf saya tidak ada kapasitas mas, langsung ke beliau saja,” Sergahnya.

Ditempat terpisah Wartawan miris.id mencoba mengkonfirmasi Abd. Jalal, M.Pd sebagai perwakilan MWC NU Besuki Via Telepon WhatsApp tidak diangkat dan Via Pesan WhatsApp juga belum ada tanggapan meski centang dua sudah membuktikan pesan masuk tetapi belum dibaca.

(A.Ch)

Previous

MIRIS ! BAKAR PENGENDARA MOTOR , PELAKU BERHASIL DIBEKUK POLSEK SAWAHAN SURABAYA

NA’AS TRUK VS SEPEDA MOTOR SALING ADUH DI JALAN RAYA BANYUWANGI DESA PESANGGARAN

Next

Tinggalkan komentar