Mengejutkan ! Pernyataan Camat Panarukan, Tentang Dugaan Pungli Terkait Penjaringan Kasun Bukkolan

| | ,

Penulis : Didid Prayitno

Camat Panarukan Kabupaten Situbondo Marjulis

SITUBONDO ( Miris.id ) – dugaan Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh Skretaris Desa (Sekdes) Paowan MF menuai Kritikan, dimana permintaan sejumlah uang sebesar Rp. 10 Juta Kepada Santoso Orang tua dari Inisial HM untuk Penjaringan Kepala Dusun Bukkolan Desa Paowan Kecamatan Panarukan.

Pasalnya Uang tersebut tertulis di Kwitansi atas dasar Pinjaman uang yang dilengkapi dengan Materai 6000, akan tetapi mengejutkan sekali pernyataan Camat Panarukan Marjulis Kepada Awak Media Tim APSi khususnya kepada Wartawan Miris.id saat dikonfirmasi di Kantornya.

Marjulis menilai dengan tertulis pinjaman itu tidak cukup bukti, apalagi dari keuangan Rp. 10 Juta Rupiah ada pengembalian, maka hal tersebut bukan masuk Pidana akan tetapi Ke Perdata.

” Kalau di kwitansi tersebut tertulis Pinjaman maka sulit, apalagi ada pembayaran sebesar Rp 3,5 Juta Rupiah, jadi itu tidak masuk ke Rana hukum Pidana melainkan Ke Perdata masalah hutang piutang,” Jelas Marjulis.

Akan tetapi yang lebih mengejutkan lagi, Marjulis berpendapat di dua hal, bahwa bukti kwitansi Pinjaman tersebut bisa masuk ke Rana hukum, dimana jika ada pelaporan maka pihak APH akan melakukan Penyelidikan, maka menurutnya fakta akan berkata lain.

” Iya kalau dilaporkan tentunya pihak APH akan melakukan Penyelidikan dari sana pasti akan ketahuan itu benar Pinjaman atau memang dibenarkan dugaan Pungutan Liar (Pungli) tersebut, pasti kan saksi – saksi akan diperiksa,” Paparnya.

Menurut keterangan Santoso orang tua Inisial HM bahwa pihaknya dibantu oleh Makelar seorang Ustad di Desa Paowan yakni Inisial HMD. Camat Panarukan melanjutkan.

” Apalagi disana ada saksi yang diduga sebagai makelar, maka tidak berat untuk pihak kepolisian nantinya melakukan penyelidikan terkait perihal dugaan Pungutan Liar ( Pungli ) Tersebut,” Kata Camat yang bulan februari sudah berakhir Jabatannya ini.

Sedangkan saat didatangi Ustad HMD di kediamannya oleh tim Aliansi Pewarta Situbondo (APSi), HMD sedang tidak ada dirumahnya, guna di Konfirmasi terkait perihal dugaan sebagai makelar kasus Pungutan Liar yang menyangkut permintaan uang untuk digunakan sebagai Penjaringan Kepala Dusun Bukkolan.

Mungkinkah tabir ini akan terbuka , siapa yang benar dan siapa yang salah, semoga Kebenaran segera terungkap, beranikah pihak Santoso melaporkan Oknum Sekdes, mari tunggu berita selanjutnya.

Previous

Jelang 10 November , Komunitas Aliansi Pewarta Situbondo (APSi) Ucapkan Selamat Hari Pahlawan

Olahraga Bersama Prajurit Lanal Banyuwangi Dengan Prajurit Pengawal Samudera KRI Karang Pilang – 981

Next

Tinggalkan komentar