MEMBANGGAKAN ! KEBERHASILAN PERHUTANAN SOSIAL (PS) DI WILAYAH KPH PROBOLINGGO

| | ,

MEMBANGGAKAN ! KEBERHASILAN PERHUTANAN SOSIAL (PS) DI WILAYAH KPH PROBOLINGGO

LUMAJANG (miris.id) – Program Perhutanan Sosial (PS) yang saat ini digalakkan oleh presiden republik Indonesia Ir. H. Jokowidodo serentak mulai diterapkan di beberapa daerah bahkan di kawasan hutan perhutani dibawah naungan Divisi Regional Jawa timur konsep itu sudah mulai membuahkan hasil tak terkecuali di wilayah kerja KPH Probolinggo. Dengan letak Administratif Yang mencakup 3 Kabupaten seperti Probolinggo. Lumajang dan Situbondo bagian Barat.

Saat ini wilayah KPH Probolinggo terbagi menjadi 2 yaitu Ijin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial (IPHPS) 10 KTH seluas 1.275,05 Ha yang terletak di BKPH Kraksaan (Blok Gading I dan II)

Sedangkan di areal kerja BKPH Probolinggo (Blok Lumbang) meliputi 3 Blok yaitu Blok Gading I ( 1 KTH) dengan Luas 83,9 Ha yang terdiri dari penggarap 144 orang, KTH Ranu Makmur, Ds. Ranu Wurung, Kec. Gading, Kabupaten Probolinggo (RPH Kaliacar, BKPH Kraksaan)

Di Blok Gading II ( 4 KTH ) Luas area 496,8 Ha dengan jumlah penggarap 265 orang, KTH Sumber Rejeki, KTH Alam Subur, KTH Rimba Lestari, KTH Tani Lestari (RPH Kaliacar, BKPH Kraksaan)

Blok Lumbang ( 5 KTH ) : Luas 694,4 Ha dengan penggarap 376 orang, KTH Tunas Harapan, KTH Bumi Asri, KTH Wana Makmur, KTH Alas Subur dan KTH Sumberpuring (RPH Boto, BKPH Probolinggo)

Untuk Pengakuan & Perlindungan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) 1 KTH seluas 940,0 Ha yaitu KTH Wono Lestari, Ds. Burno, Kec. Senduro, Kabupaten Lumajang ( RPH Senduro, BKPH Senduro )

Menurut keterangan Kss Komper, Tumin saat di wawancarai awak media menyebutkan, untuk IPHPS dan Kulin KK yang berada di wilayah KPH Probolinggo merupakan Pilot Project / percontohan Perhutanan Sosial (PS) se Indonesia yang langsung diprogramkan dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 2 November 2017 di Desa Brani Wetan, Kec. Maron, Kabupaten Probolinggo. Ujarnya,

Untuk mendorong perekonomian, dimasing-masing KTH telah dibentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) seperti KUPS Padi & Jagung, KUPS Sengon, KUPS Madu, KUPS Wana Wisata dan KUPS lainnya sesuai dengan potensi dimasing-masing wilayah KTHnya.

Tumin menambahkan, LMDH/KTH Wono Lestari, Desa Burno, Kec. Senduro, Kab. Lumajang. Wil hutan RPH Senduro, BKPH Senduro, KPH Probolinggo.
Sudah bermitra dengan Perhutani KPH Probolinggo pada program Phbm sejak Tahun 2008 dan Perhutanan Sosial dan sudah mendapatkan SK Kulin KK dari Kementerian LHK pada tahun 2017. Yang mana mayoritas masyarakat sekitar hutan Burno sangat bergantung pada keberadaan hutan sebagai penopang hidup sehari-hari. Tukasnya.

Senada dengan Kks Komper. Ditemui diruang kerja Adm KPH probolinggo IDA JATIYANA S.hut juga mengatakan: Dengan adanya program PHBM dari Perhutani dan Perhutanan Sosial (PS) dari Kementerian LHK Jakarta, masyarakat menyambut baik dan berantusias sekali terhadap program tersebut yang mana hal itu guna meningkatkan kesejahteraan perekonomian dengan pola pengelolaan hutan secara lestari.

Guna mendukung usaha pada Kelompok Tani Hutan, kami telah membentuk Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) sesuai potensi yang ada di wilayah lahan garapan. Misal nya KUPS Kulin KK di KTH Wono Lestari, yang secara administratif berada di Desa Burno, Kec. Senduro, Kab. Lumajang sebanyak 11 KUPS yang telah terbentuk hal itu meliputi :
– KUPS Pisan g Mas Kirana
– KUPS Sapi Susu
– KUPS Home Industri (Aneka Makanan dari Pisang / Keripik, Sale dll)

Adapun – KUPS Kambing Etawa ( Penggemukan dan Susu Kambing )
– KUPS Batik Damar (Batik ciri Khas Lumajang)
– KUPS Porang
– KUPS Rumput Gajah (Bahan Makanan Ternak)
– KUPS Madu
– KUPS Wana Wisata (Wahana Siti Soendari)
– KUPS Sengon
– KUPS Kopi
– KUPS Empon-empon ( Kapulogo, Kunir, Jahe )

Dengan Pengelolaan pada masing-masing KUPS, diharapkan kedepannya masyarakat dapat lebih sejahtera karena pendapatan lebih meningkat dari sebelum adanya program PHBM dan PS. Rata-rata pendapatan yang diperoleh masyarakat sekitar per bulan Rp. 2.154.000,-/bulan yang berarti sudah melampaui UMR Kabupaten Lumajang. Pungkas ADM baru KPH Probolinggo ini.

(Tim)

Previous

KPH Nganjuk menyerahkan Paket Bantuan Sembako kepada warga kecamatan Ngetos kab.Nganjuk Jawa timur

Dampak Pandemi Covid-19, Pengusaha Buah Pisang Asal Situbondo Kolep

Next

Tinggalkan komentar