Menu Close

Miris!!! LSM Peka Pertanyakan Tidak Adanya Kejelasan Terkait Pengaduan Prona 2017 Desa Trebungan

MIRIS.ID Situbondo – terkait Pengaduan Dugaan Pungli (Prona) Program Nasional Agraria Tahun 2017, Yang Dilaporkan Oleh 26 (Dua Puluh Enam) Warga Desa Trebungan Kecamatan Mangaran, dengan mengatasnamakan Tim Penyelamat Desa Trebungan.

Yang mana mengadukan dugaan pungutan liar (Pungli), dalam program pendaftaran Sertipikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) Tahun 2017 di Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo ke Mapolres Situbondo. Senin, (11/11/2019).

Pengaduan tersebut diwakilkan kepada empat belas warga dan didampingi oleh Yudis Karno selaku Direktur LSM – PEKA Indonesia, yang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo. Warga mengaku dipungut biaya bervariasi antara Rp. 600 ribu, hingga Jutaan rupiah pada program Prona tersebut.

“Benar saya mendampingi Belasan Warga pada Senin (11/11/2019) untuk melakukan pengaduan adanya Dugaan Pungutan Liar di Desa Trebungan Kecamatan Mangaran,” Kata Yudis Karno Senin (15/6/2020).

Saat ditanya apakah sudah ada tindak lanjut dari pihak Aparat Penegak Hukum terkait Pengaduan Dugaan Pungli Prona 2017 Tersebut. Yudis Karno Yang akrab disapa Bang Cihoy mengatakan Belum ada Petunjuk Apapun dari Pihak Mapolres Situbondo.

“Sampai saat ini belum ada petunjuk ataupun Tindak lanjut dari pihak Mapolres Kepada kami, bahkan Warga banyak yang antusias menanyakan perihal kasus tersebut,” Ujarnya.

Direktur LSM – Peka Indonesia berharap Pihak APH bisa secepatnya menindaklanjuti Pengaduan Dugaan Pungli tersebut, karena disamping banyak merugikan Warga bahkan juga tidak sesuai dengan Kebijakan Pemerintah Pusat untuk Biaya Prona. Ditambah Pengaduan Tersebut terbilang sudah cukup lama sudah melebihi Setengah Tahun.

“Saya berharap APH secepatnya menindaklanjuti selain Warga banyak Yang dirugikan ditambah juga Sudah cukup lama pengaduan Dugaan Pungli Tersebut diadukan.

Harapan yang utama iya semoga oknum – oknum yang diduga melakukan Pungli Tersebut mendapatkan hukuman karena apa yang mereka lakukan bisa dikategorikan sangat merugikan Warga khususnya Masyarakat Desa Trebungan Kecamatan Mangaran,” Harap Bang Cihoy Sapaan Sehari – harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *