Kepala Desa Paowan Jarang Ngantor, Netizen Menilai Pemkab Situbondo Lamban Berikan Sanksi

| | ,

Kepala Desa Paowan Jarang Ngantor, Netizen Menilai Pemkab Situbondo Lamban Berikan Sanksi

SITUBONDO ( miris.id ) – Banyak kepala desa (kades) di Situbondo, Jawa timur yang Baru menjabat satu periode setelah adanya Pilkades 2019 kemarin, namun sayang baru setahun menjabat Polemik – demi Polemik selalu Ada di Desa Paowan Kecamatan Panarukan.

Bahkan ironisnya lagi Kepala Desa Paowan diduga mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat. Pihaknya jarang datang ke kantor desa sehingga tak sedikit menyebabkan warganya kecewa.

Masa jabatan kades masih tersisa 5 Tahun lagi, karena baru saja menjabat setahun saat dilakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2019 lalu, Sayangnya, waktu yang hanya berbilang baru tersebut kades Paowan Inisial SH yang baru menjabat satu periode justru malas-malasan bekerja.

Bahkan bukan hanya Kepala Desa saja melainkan Sekdes Paowan Inisial MF juga jarang aktif ngantor bahkan sulit ditemui di rumahnya.

Dari pantauan Miris.id, karena jarang ngantor, dan sulit ditemui warga yang butuh pelayanan terpaksa harus menelan kekecewaan. Seperti yang terlihat di Kantor Desa Paowan, Kecamatan Panarukan ini.

” Saya ada keperluan sama bapak Kepala Desa untuk minta tanda tangan Pensiun saya, kemarin sudah janjian sama kepala Desa hari ini jam 9 di kantor Desa namun sampai saat ini belum juga masuk kantor,” Kata salah satu Warga dengan Wajah Sedih.

Menurut warga setempat, H. Fauzan Mistari bahwa Kades Paowan, Saiful Hadi, sudah jarang datang ke kantor desa. Jika warga hendak minta pelayanan harus mencari ke rumahnya. Namun, di rumah pun Saiful Hadi jarang bisa ditemui.

“ Kades Saiful Hadi sudah jarang ke kantor desa. Bikin pusing warga yang butuh tanda tangan, dan stempelnya, “ Ujar Lelaki yang akrab Disapa Bronto Seno.

Ia menyindir dengan lantang dengan Komedian, jika Kepala Desa Dan Sekdes jarang ngantor dan dirumahnya tidak ada apakah harus dicari diatas udara (Awan)

” Kalau di Kantor Desa tidak ada dan dirumah juga tidak ada apa harus saya cari pakai mainan pesawat terbang anak kecil ini di atas Awan,” Sindir Bronto sang Pemviral Kata kata Paowan Pole. Selasa (2/2/2021)

Parahnya, karena kades jarang datang kekantor desa, Skretaris Desa (Sekdes) Paowan Muhammad Faisol juga ikut tidak masuk Kantor, itu yang membuat Pelayanan Di Kantor Desa di Sesalkan Warga.

Miris.id membuktikan sendiri, sekitar pukul 9.45 WIB datang ke kantor Desa Paowan, suasana kantor desa masih kosong. Jangankan kades, Sekdes Paowan pun juga tak terlihat batang Hidungnya.

Sementara Camat Panarukan Marjulis saat dikonfirmasi tentang tidak aktifnya kades Paowan Jarang ngantor, dan jarang berada di rumah sehingga membuat resah warga mengatakan, mungkin Kades Saiful Hadi sedang ada masalah pribadi.

“ Mungkin karena menghadapi problem masalah Pribadi itu, jadinya dia malas ngantor, “ Tutur Marjulis.

Sedangkan salah satu Kepala Desa Di Kecamatan Panarukan yang enggan disebutkan namanya Menyampaikan, Harusnya Kepala Desa menyelesaikan masalahnya dengan Gentleman bukan lari dan terus lari.

” Sebenarnya kasihan juga baru menjabat sudah seperti itu, harusnya semua masalah dihadapi bukan Mala seperti itu, bukannya selesai Malah menjadi besar dan pasti akan selalu ada masalah yang lebih besar lagi,” Ujar Salah satu Kepala Desa

Saat dikonfirmasi Via WhatsApp tentang jarangnya ngantor, belum ada tanggapan dari Kepala Desa yang berjuluk sakti mandraguna ini, sebab Bukti Centang Pesan WhatsApp nya masih status Centang Satu.

Lucunya cuitan Masyarakat Situbondo baik secara langsung maupun melalui media sosial, menilai polemik yang terjadi di Desa Paowan diduga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo yang lamban dalam memberikan sanksi, sesuai bukti rekam jejak digital tak tertutupi lagi, kini masyarakat Situbondo menunggu dilantiknya Bupati Situbondo terpilih pemilik Slogan Perubahan, mungkin kah di kepemimpinan Bupati Karna Suswandi maka pemerintah Desa (Pemdes) Paowan akan juga terjadi Perubahan dengan diberikan sanksi atau lengser nya jabatan Kepala Desa Paowan Saiful Hadi. Bersambung

( Agung CH )

Previous

Pasca Banjir Dan Longsor di Kecamatan Ijen, TNI-Polri Bersihkan Material Sisa Banjir Dan Longsor

Bus Akas Berpenumpang 14 Orang, Rute Banyuwangi – Surabaya Masuk Jurang Sedalam 20 Meter

Next

Tinggalkan komentar