Kemana , Program JPS Tahap Ke – 2 Desa Paowan 91 Penerima Kok Belum Disalurkan ?

| | ,

Penulis : Wardi

Klarifikasi Warga bersama Wartawan Miris.id saat di Kantor Kecamatan Panarukan

SITUBONDO ( Miris.id ) – Program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Di Desa Paowan, 91 Penerima ternyata sudah dicairkan oleh pihak Bank Jatim di Kantor Kecamatan Panarukan, disaksikan oleh (BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah  Kabupaten Situbondo, dan Camat H. Marjulis SE.M,Si.

Hal tersebut dikeluhkan oleh salah satu warga penerima JPS Tahap 1 di Desa Paowan Mengeluh kepada Wartawan, sehingga hal ini berhasil dikonfirmasi secara langsung Kepada Camat Panarukan.

” Saya punya saudara di Desa Gelung, dia sama – sama penerima program JPS seperti saya, saat ditanya oleh saya apakah program JPS Tahap Ke- 2 Desa Gelung sudah cair saudara saya jawab sudah lama, nah pertanyaannya di Desa Paowan baru Tahap 1 awalnya saya pikir mungkin gantian ternyata sampai saat ini belum disalurkan,” Ucap Penerima Program JPS yang enggan menyebutkan namanya.

Hal tersebut langsung dikonfirmasi oleh Wartawan Miris.id , saat didatangi di Kantornya Camat Panarukan Marjulis menerangkan bahwa Program JPS Tahap 2 Sudah lama diberikan Kepada pihak Desa di Desa Sekecamatan Panarukan.

” Sudah lama diberikan, kami pihak kecamatan hanya memfasilitasi jadi pihak Kecamatan memberikan tempat di Kantor Kecamatan dari Pihak Kepala Desa se – Kecamatan Panarukan, BPBD Situbondo dan Bank Jatim, saat dicairkan keuangan tersebut saya menyaksikan langsung diberikan Kepada Kepala Desa,” Terang Marjulis. Senin (2/11/2020).

Ia juga menjelaskan kalau di Desa Paowan sudah lama dicairkan tapi menurut BPBD sampai saat ini belum disalurkan sebanyak 91 Penerima.

” Saya juga mendapat teguran dari pihak BPBD , makanya saya minta LPJ nya segera diselesaikan, tapi lucunya bagaimana diselesaikan jika Program JPS tersebut belum juga disalurkan kepada 91 Penerima,” Ucapnya sambil Geleng – geleng kepala.

Disaat ditanya berapa keuangan program JPS di Desa Paowan yang belum disalurkan, camat mengatakan.

” Iya Kalau per Penerima dapat Rp. 200 Ribu Rupiah dikalikan 91 Penerima jadi Rp. 18.200.000 ,- ( Delapan belas juta dua ratus ribu rupiah)

Camat Menyampaikan bahwa kejadian di Desa Paowan ini bisa membuat Bomerang kepada Seluruh Desa se- Kabupaten Situbondo, karena ini menjadikan sebuah contoh kesalahan yang bisa di lirik oleh masyarakat dan lembaga – lembaga Swadaya Masyarakat diluar sana. Tutupnya.

Sedangkan konfirmasi pihak BPBD belum dilakukan, sehingga berita ini diterbitkan.

Bersambung…

Previous

Bocah Umur 6 Tahun Asal Banyuputih Meninggal, Setelah Ditabrak Sepeda Motor Tetangganya

Gempar ! Puluhan Masyarakat Ancam Nyatakan Mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Paowan

Next

Tinggalkan komentar