Gempar ! Puluhan Masyarakat Ancam Nyatakan Mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Paowan

| | , ,

Penulis : Didid Prayitno

Camat Panarukan Marjulis saat konfirmasi langsung kepada pihak Pos Indonesia terkait BST yang tidak ada pengalihan untuk Desa Paowan

SITUBONDO ( Miris.id ) – Puluhan warga termasuk 9 Warga yang dilaporkan oleh Skretaris Desa (Sekdes) Paowan Ancam akan gelar Pertemuan dengan Puluhan Warga untuk menyatakan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, Saiful Hadi S,Pd.

Mereka menilai, Kades Saiful Hadi Tebang pilih dalam permasalahan Masyarakat dan Sekdes, Masyarakat menilai Kepala Desa lebih memihak dan membela Sekdes daripada Rakyatnya.

” Kami kecewa, karena orang yang kami anggap pemimpin tidak bisa menjadi seorang pemimpin yang adil bagi masyarakat Desa Paowan, pasalnya ada tebang pilih dan pilih kasih dalam keberpihakan permasalahan warga dan sekdes,” Ketus Joniadi salah satu Warga Paowan.

Menurutnya, Seharusnya Kepala Desa menjadi Penengah dalam permasalahan antar Warga dan Sekdesnya. Bukan Mala ikut – ikutan melaporkan Warganya yang membuat masyarakat tambah panas dan marah.

” Harusnya sebagai orang tua di Desa Paowan ini menjadi penengah , audensi kami meminta keterbukaan Informasi Publik mengenai anggaran – Anggaran di Desa ini, disaat warga seperti ini Mala main Proses hukum, kok bisa ada orang tua melaporkan anaknya lucu kan ,” Teriak sembari melampiaskan Kekecewaannya. Selasa (2/11/2020).

Hasil audensi Warga dan kejadian yang saat ini terjadi di Desa Paowan sampai berujung ke pelaporan ternyata menemukan titik temu, dimana Perwakilan Warga mendatangi Kantor Kecamatan Panarukan guna klarifikasi langsung dengan Camat Panarukan Marjulis.

Setelah dijelaskan terkait Program JPS yang belum juga disalurkan dan peraturan BST dimana tidak ada pengalihan tapi diduga dialihkan dengan tanpa musyawarah Desa (Musdes) membuat Masyarakat semakin Geram.

” Saat kami konfirmasi ke pak camat Panarukan Marjulis semua terbongkar, bahwa Program JPS itu sudah lama Cair tapi tidak disalurkan, sedangkan Terkait BST dari Kementerian Sosial, tidak ada pengalihan dan kepala Desa menyalahi aturan karena melakukan pengalihan tanpa adanya Musdes, ini jelas kami akan lakukan rapat kordinasi bersama puluhan Warga Desa Paowan untuk nyatakan Mosi tidak percaya,” Ungkap H. Fauzan Mistari yang juga selaku Warga Desa Paowan.

Sedangkan Camat Panarukan saat dikonfirmasi terkait pernyataan Warga yang akan menyatakan Mosi tidak percaya kepada Kepala Desa , Marjulis menerangkan itu bentuk Kekecewaan Warga terhadap Kebijakan Kepala Desa.

” Ini merupakan bentuk kekecewaan warga terhadap kebijakan yang dilakukan selama ini oleh kepala desa. Karena ini permintaan dari warga, maka Kita hanya memfasilitasi. Intinya warga hanya minta Kades terbuka dalam pengelolan anggaran yang dinilai tidak memihak rakyat,” kata Marjulis saat dikonfirmasi di ruangannya.

Previous

Kemana , Program JPS Tahap Ke – 2 Desa Paowan 91 Penerima Kok Belum Disalurkan ?

Terkait JPS Tahap 2 Belum Disalurkan, Kepala Desa Paowan Saiful Hadi Di Kecam Kades Se – Kecamatan Panarukan

Next

Tinggalkan komentar