Diduga Tak Patuhi Prokes, Giring Nidji (Artis Ibukota) Nyanyi Dan Loncat – Loncat Di Pendopo Situbondo

| | , ,

Diduga Tak Patuhi Prokes, Giring Nidji (Artis Ibukota) Nyanyi Dan Loncat – Loncat Di Pendopo Situbondo

SITUBONDO ( miris.id ) – Kehadiran vaksin COVID-19 menjadi asa baru bagi masyarakat maupun pemerintah, khususnya di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dalam menuntasakan permasalahan pandemi COVID-19 yang mempengaruhi berbagai sendi-sendi kehidupan. Dengan vaksinasi, setidaknya imunitas masyarakat bisa lebih baik dan mampu melawan serangan virus corona jenis baru itu.

Meskipun menjadi asa baru dan penyemangat untuk menerapkan pola kebiasaan baru di tengah masa pandemi agar aktivitas perekonomian masyarakat tetap berjalan, masyarakat di Kabupaten Situbondo tetap diingatkan untuk tidak melupakan gerakan 3M, mulai dari memakasi masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Bahkan pihak TNI / Polri Dikabupaten Situbondo tidak henti – hentinya melakukan Operasi Yustisi agar menindak Masyarakat yang tidak memakai masker guna memutus Mata penyebaran Penularan Virus Covid-19 di Kabupaten Situbondo.

Lucunya, tadi malam Pemkab Situbondo kedatangan tamu yakni Giring Ganesha Mantan Vokalis Nidji Band yang saat ini menjadi Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diduga melanggar Protokol Kesehatan dengan bernyanyi dan tidak menerapkan 3M.

Hal tersebut disorot oleh Bupati Lira Situbondo Didik Martono mengatakan bahwa seluruh Dunia mencari cara untuk melawan Penyebaran Virus Covid-19, bahkan Pemerintah sudah melakukan beberapa upaya dengan memberikan Vaksin dan menerapkan 3 M.

” Tanpa ada disiplin terhadap protokol kesehatan, meskipun ada vaksin sekalipun tetap tidak bisa mengatasi pandemi COVID-19. Untuk itu, mumpung sudah tersedia vaksin, maka sama-sama berusaha mengakhiri masa pandemi COVID-19 ini dengan tetap disiplin menerapkan 3M di manapun berada bukan Mala menggelar Acara yang membuat kerumunan,” Sindir Bupati LSM Lira Situbondo Didik Martono. Senin (8/3/2021).

Didik menambahkan, Ketika sudah divaksin COVID-19, kata dia, bukan berarti harus lepas dari perilaku disiplin mematuhi protokol kesehatan karena virus corona tetap bisa menular kepada siapapun, termasuk terhadap orang yang sudah divaksin. Bedanya, ketika sudah divaksin jauh lebih baik imunitasnya ketimbang yang belum divaksin dalam menghadapi serangan virus corona.

Akan lebih aman lagi, ketika masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 tetap menerapkan protokol kesehatan, sekaligus menjaga diri dari paparan virus corona serta menjaga keselamatan dan kesehatan anggota keluarga.

Didik menanyakan apakah operasi Yustisi dan penerapan 3M Prokes Kesehatan itu hanya untuk Masyarakat kecil sedangkan untuk penjabat tidak ?

” Pertama masalah oknum KPU Situbondo yang diduga melanggar Protokol Kesehatan dengan berjoget – Joget saat acara Penetapan Paslon Bupati Terpilih Situbondo, kini Mala Pemkab Situbondo sendiri bersama Artis Ibu Kota Mas Giring Ganesha Mantan Vokalis Nidji yang saat ini menjadi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus apakah tidak ada tindakan,” Tegasnya.

Hal tersebut belum sempat dikonfirmasi kepada Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, M.M untuk dimintai tanggapannya terkait perihal tersebut.

( ACh )

Previous

PAC ANSOR BESUKI, LAKUKAN PENEMBELAN JALAN BERLUBANG

KEMBALI DITUNJUK KETUA DPC PKB BONDOWOSO, AHMAD DHAFIR OPTIMIS MENANGKAN PEMILU 2024.PKB

Next

Tinggalkan komentar