Busyeett ! Kepala Desa Paowan, Akan Dilaporkan Warganya Terkait Dugaan Penggelapan Unit Mobil Grand Max

| | ,

Wartawan miris.id saat mengkonfirmasi Juma’adin (Korban) Di Polsek Panarukan

SITUBONDO ( Miris.id ) – Permasalahan – permasalahan di Desa Paowan benar – benar sudah memanas dan sepertinya sulit untuk di padamkan, Dimana perselisihan antara Pemerintah Desa (Pemdes) Paowan dengan Warganya bak Perang Baratayudha dimana seperti Kisah Pandawa dan Kurawa.

Belum selesai polemik antara sekdes dengan 9 Warganya, dan Kepala Desa Paowan melaporkan Warganya dengan dugaan Pencurian dan Pengrusakan kini Mala bertambah kasus lain.

Lucunya, kini mala Kepala Desa Paowan terancam akan dilaporkan Oleh warganya sendiri, dengan dugaan Penggelapan Mobil Grand Max milik Warganya sendiri, yang awalnya di sewa oleh Kepala Desa.

Hal ini disampaikan oleh (Korban) 52 Tahun
Juma’adin (Ketua RT) Dusun Kesambian RT 01 RW 01 Desa Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo.

” Saya akan melaporkan Kepala Desa karena kasus dugaan Penggelapan Mobil Grand Max milik saya yang disewa oleh Kepala Desa Saiful Hadi, yang saat ini diduga digadaikan,” Ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Mobil tersebut sudah diduga digadaikan dua kali kepada orang yang berbeda.

” Sewanya semua terhitung sudah 3 Bulan jadi sesuai kesepakatan per hari / Rp. 200 Ribu Rupiah, sewa selama 1 Bulan sebesar Rp. 6 Juta Rupiah sudah bayar yang 2 bulan ini belum bayar sewa lalu saya dengar mobil saya disewakan saya langsung datang ke Polsek Panarukan, mobil itu disewa dua kali kepada orang yang berbeda pertama disewakan kepada Haris Dusun Locancang Desa Paowan juga dan saat ini disewakan Kepada Kepala Desa Sliwung Kecamatan Panji bapak Feri,” Jelasnya.

Saat ditanya mengapa tidak mengambil jalan kekeluargaan, dan mengapa langsung menempuh jalur hukum dikarenakan Kepala Desa serta Sekdes Paowan selalu ingkar janji.

” Ini sudah ketiga kalinya mereka ingkar janji, saya sudah percaya untuk menyewakan mobil saya awalnya bapak Sekdes Faisol menelpon saya untuk mengantarkan Mobil Grand Max milik saya kerumah bapak kades, tapi Mala digadaikan tanpa sepengetahuan saya, saat dimintai tanggung jawab janji – janji terus ini sudah ketiga kalinya terakhir dia janji Kamis (29/10/2020) sampai saat ini tidak ada tanggung jawab apapun,” Ketusnya. Senin (2/11/2020).

saat dikonfirmasi via telepon Kepala Desa Paowan Saiful Hadi S,Pd mengatakan dengan singkat bahwa itu bukan Tanggung Jawab dirinya melainkan Skretaris Desa Paowan.

” Itu bukan tanggung jawab saya mas, itu mas Faisol,” Katanya dengan gugup.

Sedangkan Kapolsek Panarukan Iptu Efendi Nawawi menyarankan untuk melengkapi semua bukti – bukti.

” Lengkapi semua bukti – buktinya terlebih dahulu bahkan terkait dugaan kasus ini bisa langsung dilaporkan ke Polres Situbondo,” Singkatnya.

( Didid Prayitno )

Previous

Masa pandemi Covid 19,
Antusias para pedagang pasar kampung Mengadakan acara maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442/2020.M

Izin Legalitas Komunitas Perkumpulan Aliansi Pewarta Situbondo (APSi) Dalam Tahap Proses Verifikasi

Next

Tinggalkan komentar