PIMPIN MEDIASI SENGKETA MASYARAKAT, KAPOLSEK TEGAL AMPEL BERHASIL DAMAIKAN MASYARAKAT.

| | , ,

PIMPIN MEDIASI SENGKETA MASYARAKAT, KAPOLSEK TEGAL AMPEL BERHASIL DAMAIKAN MASYARAKAT.

KAPOLSEK TEGAL AMPEL KAPT. TULUS SUSENO, S.H., BERSAMA KANIT REKRIM POLSEK TEGAL AMPEL AIPDA HASAN BASRI TUNJUKKAN SURAT KESEPAKATAN DAMAI

BONDOWOSO, Miris.id – Persitegangan Sekdes Mandiro antara Arjo dan Abd.Rasyid akhirnya terselesaikan secara kekeluargaan di Mapolsek Tegal Ampel terkait 5 bonkot pohon Kamboja yang berada di makam umum desa Mandiro.

Kapolsek Tegal Ampel AKP Tulus Suseno, S.H., menjelaskan ,” Persoalan antara pelapor dan terlapor berhasil kita selesaikan secara kekeluargaan.Kedua belah akhirnya menandatangani kesepakatan secara tertulis berupa surat pernyataan bahwa keduanya tidak akan melanjutkan masalah.

Awal persoalannya, Sekdes Mandiro Arjo melaporkan Abd.Rasyid karena memotong bongkot 5 bongkot kayu Cempala di tempat pemakaman unum desa Mandiro.Ketika itu teelapor memotong kayu tersebut saat kerja bakti membersihkan areal makam.
Bersyukur pada Rabu (24/3/2021) ini, pelapor mencabut laporannya secara kekeluargaan setelah keduanya kita berikan pandangan dengan cara mediasi “, terang Kapolsek Tulus.

Hampir senada disampaikan Kanit Reskrim Polsek Tegal Ampel Aipda Hasan Basri ,” Awalnya Sekdes Mandiro Arjo yang juga ketua pengurua makam melaporkan Abd. Rasyid karena memotong 5 Bongkot kayu Cempaka saat kerja bakti membersihkan areal makam.Kayu Cempaka tersebut berusia ratusan tahun dengan harga masing – masing pohon berkisar antara Rp. 1, 5 Juta hingga Rp. 3 Juta,.Hal inilah yang jadi salah satu dasar laporan.Kemudian lima saksi saya periksa sebagai kewajiban melayani laporan masyarakat.

Namun kami coba untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan ini yang kedua kalinya dan bersyukur akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk tidak melanjutkan masalah ini dengan menandatangani pernyataan secara tertulis dipimpin Kapolsek.

Kami cukup lega dan bersyukur masalah ini selesai dengan baik, disaksikan sejumlah saksi, Kapolsek, saya sendiri, serta beberapa anggota “, terang Aipda Hasan Basri mantan Kanit Reskrim Polsek Binakal.

Ini merupakan bukti pelayanan kepada masyarakat dalam menyelesaikan berbagai macam masalah salah satunya dengan cara mediasi antara kedua belah pihak sehingga dengan cara inilah, sebuah wilayah bisa menjadi damai, tenang, dan kondusif berkat peranan Polri.(Cipto)

Previous

BABINSA DESA PATEMON PAKEM DAMPINGI PROSES PENYERAHAN BLT DD TAHAP KE-1 2021.

BABINKAMTIBMAS DESA PATEMON PAKEM DAMPINGI PENYERAHAN BLT DD TAHAP KE-1 2021.

Next

Tinggalkan komentar