Carut Marutnya Kelestarian dan Kebersihan Pantai Jangkar, Itu Tanggung Jawab Bersama

| | , ,

Penulis : Taufik Hidayat

SITUBONDO ( Miris.id ) – Sampah berserakan sejauh mata memandang di kawasan Pantai Jangkar, Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo, membludaknya para wisatawan lokal berlibur ke pantai jangkar menyisakan Sampah, mayoritas sampah rumah tangga. Ada bungkus makanan, botol plastik,  hingga kantong plastik bekas, sehingga pemandangan wisata andalan Desa Jangkar  kurang enak dipandang menyisakan bau yang kurang sedap.

hal tersebut di benarkan oleh salah satu pengunjung, sebut saja Lina bersama keluarga, warga kecamatan Asembagus merefresh dalam acara weekend Minggu kemaren ( 01,11, 2020 )

” Sepertinya pemandangan pantai jangkar kurang enak di pandang, seharusnya pantai ini bersih dari sampah sampah yang berserakan, di acara weekend sekarang ini tempatnya kita berlibur dengan keluarga dan seharusnya samping – sampingnya bersih, agar lebih enak di pandang, bagi wisatawan lokal dan juga penjual makanan dan minuman harus sadar kalau membawa makanan dari rumah, ambil sampahnya di buang ke tempat sampah dan juga kepada para pedagang ketika selesai berjualan juga mengambil sampahnya di kumpulkan dan di buang ke tempat sampah,” Ucapnya.

Lanjut Lina, dan juga harapan kepada pemerintah supaya menyediakan tempat sampah  dan juga papan pengumuman larangan dan juga pantai  indah ini diberikan sentuhan sentuhan agar lebih indah.

” Eman – Eman siapa lagi yang akan menjaga  dan merawat kelestarian lingkungan pantai, kalau bukan kita,” Harapnya.

Senada juga di sampaikan oleh pengunjung lainnya Hanafi warga Desa Palangan.

” paling tidak para pengunjung sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pantai, apalagi datang ke pantai ini gratis” katanya.

Di kantor Desa Jangkar kades Mansur SE mengatakan.

” sampah tersebut yang membuang bukan mayoritas warga Desa Jangkar, tapi kebanyakan orang luar yang berlibur ke pantai, tentunya butuh pengelolaan, kalau ada pengelolaannya paling tidak kita bisa menertibkan, sehingga tidak membuang sampah sembarangan,” Katanya.

Kepala Desa juga menerangkan bahwa hal ini butuh kesadaran para pengunjung, dan penanganan Khusus.

” tentunya butuh kesadaran pengunjung. Memang perlu ada penanganan khusus, entah seperti apa nantinya, karena ia sifatnya umum. Dulu kami pernah mendirikan tempat sampah terbuat dari keranjang di sana, tapi di ambil orang  yang tidak bertanggung jawab,” Tegasnya.

Dilanjut oleh Mansur,  mengenai sentuhan untuk mempercantik pemandangan pantai jangkar, Pihaknya masih terkendala dengan akses jalan yang di miliki oleh Angkatan Darat,  paling tidak Pihak Pemdes Jangkar harus meminta kordinasi dulu dengan TNI AD.

Wartawan Miris.id Langsung meluncur ke markas dodik latpur Asembagus tepatnya di Desa Kedunglo dan di terima langsung oleh kasium, pak suwarno, ngobrol santai dengan beliau tentang penanggulangan sampah, ia menjelaskan.

” padahal kami sudah tekankan kepada pengunjung mengenai membuang sampah, yang jelas ini bukan tanggung jawab siapa siapa, tapi tanggung jawab kita semua, apabila pengunjung berkunjung ke suatu tempat seharusnya membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan terjaga dengan baik.

Kami sudah berusaha semaksimal mungkin terutama kebersihan lingkungan pantai, kami ijinkan penjual penjual untuk berjualan di area tersebut dengan catatan ketika habis berjualan wajib membersihkan tempat  tersebut agar tetap nampak indah, supaya lingkungan terjaga dengan baik.

Dodik latpur selalu konsisten dengan kebersihan tapi masarakat yang kurang sadar tentang pentingnya kebersihan. di sana juga ada penjaganya, dan untuk membersihkan sampah, kadang kadang kita satu Minggu, Dodik latpur kerja bakti membersihkan  sampah yang ada di sana, kami pun mendirikan tempat sampah, tapi tempat sampahnya hilang,” Terangnya Sambil Tertawa terbahak – bahak

bahkan ketika ada latihan prajurit, Pihaknya juga menegaskan untuk memungut sampah, Untuk sentuhan pantai.

” kita baru baru ini sudah menanam pohon, agar lebih indah. Tetapi untuk sentuhan peralatan alutsista sebagai bagian dari sentuhan pemandangan pantai, kami akan sarankan ke komando atasan kami, karena Alustista butuh proses,  peralatan alutsista butuh ACC dari dari satuan atas,” Pungkasnya

Wartawan Miris.id  juga menghubungi kepala DLH Situbondo via WhatsApp Kholil, Guna untuk Dikonfirmasi.

dengan sigap dan tanggap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo menuturkan.

” besok akan saya turunkan Tim kebersihan untuk membersihkan pantai jangkar ” Singkatnya.

Previous

Peringati Harlah PPS Merpati Putih, Abu Bakar Abdi Sempatkan Nonton Bareng Dan Beri Dukungan

Bocah Umur 6 Tahun Asal Banyuputih Meninggal, Setelah Ditabrak Sepeda Motor Tetangganya

Next

Tinggalkan komentar