SM PRODEO PESIMIS PELANGGARAN PILKADA AKAN TERTANGANI OLEH BAWASLU KABUPATEN

| |

SM PRODEO PESIMIS PELANGGARAN PILKADA AKAN TERTANGANI OLEH BAWASLU KABUPATEN

Ketua Umum SM Prodeo Nuril Ulum/Vije

SITUBONDO ( Miris.id ) – maraknya laporan pemilu terhadap bawaslu kabupaten situbondo menimbulkan reaksi dari Ketua Umum SM. Prodeo Nuril ulum. hal ini di akibatkan Rancunya Aturan Tentang Mekanisme Penindakan Pelanggaran dalam Pilkada yang tidak bisa mengakomodiir pelanggaran yang bersifat massif yang kerap kali terjadi.

Dalam Mekanisme Penindakan Pelanggaran yang diatur dalam perbawaslu nomor 8 tahun 2020 hanya ada dua cara, yaitu Pelaporan dan temuan. sedangkan yang terjadi di luar tidak hanya itu saja. melainkan ada beberapa hal yang secara telaah hukum merupakan tindakan melawan hukum, Misalnya. Kejadian Viral dan Pengaduan Masyarakat.

Sanksi Pelanggaran Pemilu Harus Jelas, Konsisten dan efektif, jika tidak, maka akan semakin banyak Pelanggaran yang akan menghasilkan lebih banyak konflik.

begitulah kiranya jika kemudian Penyelenggara Pilkada 2020 tidak mampu mengejawantahkan norma hukum yang berlaku dalam Pilkada.

Hal ini di sesali oleh Ketua Umum Sarekat Muda Pro Demokrasi (SM. PRODEO) Nuril Ulum yang Akrab disapa Vije. Selasa (24/11/2020).

ia Menjelaskan Tentang Pesimismenya terhadap Metode Penegakan Hukum dalam hal dugaan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu yang di terapkan oleh penyelenggara Pemilu di Kabupaten situbondo ini.

ia juga mempertanyakan Metode Kajian Hukum Sentra-Gakkumdu Tentang Laporan Pelanggaran Pemilu yang telah di laporkan oleh beberapa pihak dalam Fungsi Partisipasi Masyarakat dalam mengawasi Pilkada 2020.

“Saya Bingung, Protap dan Berita Hukum acaranya Mengacu kepada Landasan Hukum apa ? ,” Ujarnya Seraya Bertanya.

Lanjut dia, Kemudian apakah Peraturan tentang sistem Hukum tentang Pikada itu menjamin adanya Kepastian hukum dalam Pilkada? Katanya dengan nada keheranan.

Hukum pidana pilkada diatur tersendiri dalam tata aturan perundangan yang melibatkan pihak – pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan namun sayang semua perangkat belum cukup untuk memenuhi keinginan masyarakat mewujudkan kontestasi yang fair dalan momentum pilkada ini,” Ketusnya seraya menutup Wawancara. ( F12 )

Previous

Bawaslu Dinilai Tebang Pilih Dalam Menangani Kasus Dugaan Money Politik Paslon 01

Dugaan Pencemaran Nama Baik melalui Media Sosial, Akun Facebook Dharkan Dharkan Diadukan Ke Polres Situbondo

Next

Tinggalkan komentar