Diduga pompa air milik PT. PMMP, Membuat Sumber Mata Air Warga Desa Wonokoyo Kesulitan, LSM Penjara Datangi Kantor DPRD

| |

Penulis : Budi Arista

SITUBONDO ( Miris.id ) – sangat disayangkan sekali, dimana Sudah hampir satu bulan surat pengaduan yang telah dikirim oleh warga Dusun Pathek RT 01 dan RT 02 RW 12 Desa Wonokoyo Kecamatan Kapongan kepada Ketua DPRD Situbondo, belum ada respon.

Pasalnya terkait surat pengaduan tersebut, sejumlah warga Dusun Pathek didampingi Ketua LSM Penjara Indonesia mendatangi kantor DPRD Situbondo, Guna Menindaklanjuti pengaduan yang sudah satu bulan merasa tidak ada tanggapan. Selasa (10/11/2020)

Ketua DPC LSM Penjara Indonesia, Muhsin Al – Fajar mengatakan, surat pengaduan yang ditujukan ke ketua Dewan telah dikirim pada tanggal (27/10/2020) lalu.

“ Benar Mas, Lantaran sudah hampir satu bulan ini surat yang dikirim belum ada tanggapan, akhirnya hari Selasa ( 10/11/2020) kami mendatangi gedung DPR untuk bertemu ketua DPRD Situbondo dan ingin mendapatkan kejelasan juga tanggapan soal surat yang telah dikirim”, Terang Aktivis Pemilik Khas Rambut Gondrong ini.

Lanjut Ketua DPC LSM Penjara Muhsin Al- Fajar Menyampaikan Kepada Wartawan Miris.id Rabu (11/11/2020).

“ Namun sayang, kemarin kami tidak dapat bertemu dengan satu pun anggota Dewan. Hanya staf Komisi II (dua) yang dapat kami temui. Maksud dan tujuan datang ke gedung DPR ini, telah kami sampaikan kepada Staf Komisi II (dua) itu,” Kata Fajar Panggilan Akrabnya.

Adapun isi surat pengaduan warga itu terkait pompa air milik sebuah perusahaan dan matinya sumber mata air di daerah tersebut.
Yang sampai saat ini Membuat Warga sangat kesulitan diduga karena Adanya Pompa Milik Perusahaan Udang yang dikenal PT. Salem itu.

“ Pengaduan warga terkait matinya sumber mata air di daerah Pathek itu, diduga karena pompa air milik PT. PMMP (Panca Mitra Multi Perdana) Landangan. Sejak adanya pompa air milik perusahaan itu, mereka mengalami kesulitan air untuk sejumlah kebutuhan seperti mencuci dan mandi,” beber Fajar.

Sedangakan menurut keterangan Staf Komisi II (dua) DPRD Situbondo, Dafid, bahwa semua anggota Dewan pada hari ini tidak di kantor karena ada agenda rapat keluar kota.

“ Hari ini semua anggota Dewan ada agenda rapat keluar kota. Terkait surat pengaduan warga, sudah saya sampaikan ke ketua Dewan lewat WA (WhatsApp). Jadi apabila nantinya ada balasan dari ketua Dewan atau Komisi II (dua) yang membidangi, akan kami informasikan”, kata Dafid.

Previous

Dugaan Money Politik Paslon 01 Dilaporkan, Pilkada Terancam Menang Tanpa Berperang

Heboh ! Desa Paowan Mendapatkan Surat Teguran Dari BPBD, Terkait Lambatnya SPJ Bantuan Tunai JPS

Next

Tinggalkan komentar