Dari Seorang Jurnalis Kini Jadi Pengusaha di Bali

| |

Dari Seorang Jurnalis Kini Jadi Pengusaha di Bali

Frengky bersama istrinya saat dirumah makan Jepang Denpasar Barat Bali

SITUBONDO ( MIRIS.ID ) – BERANI mengambil keputusan untuk langkah yang lebih maju. Itulah salah satu sikap yang mengubah jalan hidup sosok yang satu ini.

Merintis awal karier sebagai seorang jurnalis di berbagai media elektronik, namun akhirnya lebih memilih menjadi seorang pengusaha di Pulau Dewata Provinsi Bali.

Itulah keputusan berani yang diambil oleh sosok pengusaha yang memiliki nama Frengky Hendra Istiawan ini.

Langkah beraninya untuk banting setir dari dunia jurnalis ke dunia Usaha Sebagai Penjual Sandal Dan aneka Baju serta Daster Bali, membawa Frengky menjadi seorang pengusaha yang cukup sukses di kawasan Padang Sambian, Kabupaten Denpasar Barat , Bali.

Betapa tidak, berawal dari sudut pandangnya yang sekilas soal keinginannya, disaat mengalami pertengkaran bersama istrinya di tahun 2018 Silam, dirinya bersama istrinya mengambil keputusan bersama untuk meninggalkan Kabupaten Situbondo tempat kelahirannya untuk merantau ke Bali.

Awalnya tidak ada niatan untuk menjadi pengusaha, Kedatangannya bersama istri dan dua anaknya ke Bali membuat Frengky meninggalkan hari – hari sebagai seorang Jurnalis, lalu sepekan dia berada di Bali ia bekerja sebagai sales Buku di salah satu perusahaan terbesar.

Sepekan dia lalui bekerja sebagai salesman, dengan mengambil gadai Sepeda motor milik teman sekampungnya yang sama – sama merantau lama di Pulau Dewata Bali.

Akhirnya nasib berubah, dikala dari keluarga istrinya sedang mengurusi pembagian hasil harta warisan, dari sana Frengky bersama keluarga memiliki Rp. 640.000.000,-

Kegembiraan tak terbendung lagi, dari sanalah pihaknya membuka usaha Sandal Dan aneka Baju Bali, serta membuka Sewa PlayStation 3 dan 4 yang terletak di Gunung Malang, Padang Sambian Denpasar Barat.

Dirinya mengundurkan diri sebagai salesman Buku dan merintis dari nol usaha di Pulau Dewata, meski dirinya sebagai pengusaha kecil pihaknya masih tinggal di sebuah kosan bersama keluarganya dan 5 Karyawannya.

Waktu terus berlalu setelah 3 Bulan, datanglah rencana untuk menyewa tanah yang akan dijadikan tempat Kos – kosan bagi para perantau, dimana Bali adalah tempat utama para anak – anak merantau mencari pekerjaan. Hal itu terlaksana dengan menyewa Tanah 20 Are selama 15 Tahun dengan dana Rp. 350 Juta dengan sewa Tanah dirinya Memiliki tempat kos – kosan berisi 20 Kamar yang mana saat ini terus berjalan.

“Memang awalnya sederhana, saya merasa
Tidak percaya, hidup saya berubah, Tahun 2018 saya ditimpa pertengkaran yang hebat bersama keluarga sampai istri kabur ke Jakarta kerumah saudaranya, akhirnya saat ini Allah berikan nasib lain saya bersama keluarga memiliki Usaha di sini,” Tuturnya.

Selain itu, Frengky mengatakan ketertarikannya memilih untuk berbisnis sandal dan Pakaian karena usaha ini adalah kebutuhan utama seperti halnya sembako.

” Saya pilih usaha ini karena usaha sandal dan Baju sangat dibutuhkan apalagi disini banyak orang – orang proyek perantauan yang selalu butuh sandal dan Baju bagi para pengunjung wisata, jadi kalau diceritakan susah karena di Bali itu beda, usaha apapun pasti sukses terutama berdoa dan berusaha,” Kata Frengky.

Sudah memiliki Usaha Sandal dan Baju, PlayStation 3, serta Memiliki Kos – kosan sendiri yang disewanya selama 15 Tahun, sejak awal 2020 dirinya kembali ke Kota kelahirannya di Situbondo, sedangkan Usahanya di Serahkan kepada saudara istrinya yang saat ini menetap di Bali.

” Biasanya 2 bulan sekali kita ke Bali, iya karena dampak Pandemi Covid-19 jadi saya kembali ke Kabupaten Situbondo, dan rindu kepada Profesi Awalku sebagai Jurnalis,” Paparnya.

Akhirnya kesuksesan yang didapat dengan Doa dan usaha pastinya akan memberikan kebahagiaan kepada orang – orang tertentu, selagi dirinya mau berusaha kesuksesan pasti akan menghampiri nya. ( Faqih )

Previous

Nekat Gelar Gobak Sodor Saat Pandemi, Polres Bondowoso Ringkus Pelaksana Pertandingan

Merasa Diduga Dicemarkan Oleh Media Online Pengurus RT Ambil Langkah Hukum

Next

Tinggalkan komentar