Bronto Seno : Jangan Artikan Kritik Membangun Menjadi Kritik Menjatuhkan

| |

Bronto Seno : Jangan Artikan Kritik Membangun Menjadi Kritik Menjatuhkan

SITUBONDO ( miris.id ) – Dalam kehidupan sehari hari kita mungkin tidak lepas dari kritikan. Begitu juga dengan kamu mungkin pernah mengritisi sesuatu hal, baik dengan sengaja ataupun tanpa kamu sadari.

Kritik yang membangun Memberikan kritik memang bukan perkara sulit karena pada umumnya kita lebih cendrung melihat sisi kekurangan dari pada kelebihan atau pencapaiannya.

Pada hakikatnya kritik hanya terbagi menjadi dua jenis, yaitu kritik yang membangun atau kritik yang menjatuhkan.

Kritik yang menjatuhkan itu dapat kita ibaratkan seperti bisik-bisik tetangga yang kebanyakan hanya membicarakan keburukan seseorang dan tidak menyampaikan saran apapun yang dapat membantu orang yang mereka bicarakan tersebut supaya perubahan tercipta ke arah yang lebih baik.

Kasarnya, kritik yang menjatuhkan itu tidak ada mutunya.

“Orang yang bijak akan merasa malu, jika tindakannya tidak lebih baik dari kata katanya”.

Sementara kritik yang membangun itu sudah pasti disertai dengan saran yang bernilai dan jujur. Tidak ada deh yang namanya bisik-bisik tetangga maupun fake smile dan sebagainya.

Ya, begitulah.

Kritik yang membangun itu datang selalu menggunakan diri anda sebagai subjek, sedangkan kritik yang menjatuhkan selalu menjadikan diri anda sebagai objek.

Positive thinking
Perbedaan lain yang terasa, “Kritik yang membangun memberikan solusi, sedangkan kritik yang menjatuhkan hanya membuat kamu merasa tidak berguna”.

Akhir kata, jika sensitivitas kita cukup tinggi, saya rasa kita sudah dapat membedakan secara pasti mana kritik yang benar-benar mengkritik untuk membangun dan mana kritik yang benar-benar mengkritik untuk menjatuhkan.

H. Fauzan Mistari

Previous

Serbuk Putih Bertaburan di CAFE AYAH BUNDA

MIRIS ! Dinilai APBDes Tak Transparan, Kades Paowan Juga Jarang Ngantor

Next

Tinggalkan komentar