Kayu jati Terbesar di Indonesia ditemukan di daerah ujung barat provinsi Jatim

| |

Kayu jati Terbesar di Indonesia ditemukan di daerah ujung barat provinsi Jatim.

Bojonegoro (miris.id) – Selasa 9 Februari 2021 : Penelusuran yang dipimpin langsung Ketua Umum Lsm Siti Jenar Eko Febrianto mendatangi kawasan hutan Perhutani yang terletak di desa Maling mati Kecamatan Tambakrejo Kab.Bojonegoro Jawa timur.

Rombongan Tim ini datang langsung ke lokasi untuk memastikan benar adanya kabar yang beredar bahwasanya ada Ribuan / 6 Ribu lebih tegakan Kayu Jati Berukuran Raksasa yang terletak dikawasan hutan Milik Perhutani tersebut. satu diantara ribuan jati itu ada yang paling dikenal dengan sebutan “JATI MONUMEN‘”

Kawasan hutan yang Terletak di ptk 84C, RPH Kaliaren, BKPH Kaliaren Barat, KPH PADANGAN, dengan Keliling Diameter lebih dari 600 Cm / 6 Meter lebih. Yang mana ribuan jati tersebut telah berusia ratusan tahun. diperkirakan kebun jati ini sudah ada mulai Tahun 1857 yang mana letak lokasi ini secara admistratif. Terletak di Desa Malingmati, Kec. Tambakrejo Kab. Bojonegoro.

Sekedar diketahui lokasi nya juga dekat dengan dengan Rumah masa kecil dan kelahiran Pak Mensesneg Prof. Dr. Pratikno.M. Soc.Sc. kurang lebih 10 km. Terletak persis satu kecamatan.

Kawasan hutan tersebut juga sudah lama menjadi penyangga dan penyedia sumber mata air disekitar dan tepat Di Barat perkebunan jati yang dikenal dengan sebutan jati Monumen tersebut juga ada Mata Air dengan julukan “SENDANG PANCURAN” nah Mata Air tersebut banyak di manfaatkan oleh masyarakat sekitar Hutan, dari Desa Kalisumber, Desa Malingmati. Dikala musim Kemarau tiba.

Ribuan tegakan jati Berukuran raksasa tersebut membuat takjub siapapun yang datang kesana. Apalagi mereka yang paham akan kayu jati.

Kayu jati ini susah besar mas bisa dikatakan pertumbuhannya lambat membutuhkan waktu ratusan tahun untuk mencapai ukuran jumbo seperti yang ada disini. Saya yakin kalau ribuan jati yang ada ditempat ini adalah kayu jati yang paling Besar yang ada di Indonesia bahkan Di dunia untuk saat ini. Setelah kayu jati di era tahun 2000 an terjadi penjarahan kayu besar besaran di Indonesia.

Kawasan ini juga sangat bagus untuk dijadikan tempat Wisata alam yang mana akses jalan masuk ke kawasan hutan jati ini cukup baik dan yang pasti alam dan tumbuhan yang ada disekitarnya masih terawat dan mungkin ini satu satunya di Indonesia. Ujar Ketua Umum LSM Siti Jenar Eko Febrianto.

Tim juga mewawancarai penanggung jawab yang juga pemegang wilayah setempat KRPH (Mantri) Kaliaren DIDIK HONO. Yang dijumpai saat ikut mengantarkan rombongan.

Menurut Didik, Untuk penjagaan dikawasan ini di buat Gabungan dari 3 BKPH yaitu BKPH Kaliaren Barat, BKPH Kaliaren Timur, BKPH Ngampel, tiap hari ada 6 personil jaga/patroli yang mana titik kumpul nya di POS PTM 01 yang berbeda di ptk 84c RPH Kaliaren dan kita berjaga bergantian agar pohon yang ada dikawasan ini tetap terawat dan jauh dari incaran pelaku Illegal Logging, tukasnya. ( tim )

Previous

Tiga Media Online Datang Ke Mapolsek Bondowoso Terkait Getolnya Kapolsek Bondowoso Lakukan Oprasi Yustisi Covid – 19.

Danpuslatpurmar 5 Baluran Rapat Bersama Pengurus Saka Bahari Kabupaten Situbondo

Next

Tinggalkan komentar